Home / Pendidikan dan Teknologi / Muba Alokasikan Rp 566 Miliar untuk Pendidikan

Muba Alokasikan Rp 566 Miliar untuk Pendidikan

Tampak Bupati Muba Dodi Reza Alex di tengah-tengah pelajar dan masyarakat Muba. (Foto-Sumantri/KoranSN)

Sekayu, KoranSN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta semua pemerintah daerah untuk mengalokasikan 20 persen dari APBD untuk pendidikan. Hal ini diatur dalam UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Peraturan ini terus dipatuhi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba). Tahun 2019 ini, Muba menganggarkan alokasi dana pendidikan mencapai 20.72 persen dari total APBD tahun 2019 sebesar Rp 2.7 triliun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muba, Mirwan Susanto mengatakan, total alokasi yang dianggarkan untuk dana pendidikan tahun 2019 sebesar Rp 566.177.479.523. Anggaran ini dialokasikan di tiga instansi, yakni dinas pendidikan, dinas kepemudaan dan olahraga, dan dinas perpustakaan.

“Anggaran belanja tidak langsung pegawai di dinas pendidikan sebesar Rp 353.570.881.773, belanja langsung pegawai Rp 3.852.635.000, barang dan jasa Rp 128.549.080.000, modal Rp 22.881.525.000, jumlah Rp 508.854.121.773,” beber Mirwan.

Baca Juga :   Generasi Muda Harus Bangga Gunakan Bahasa Indonesia

Kemudian, untuk alokasi anggaran di dinas kepemudaan dan olahraga, belanja tidak langsung untuk pegawai Rp 6.086.857.000, belanja langsung pegawai Rp 2.039.395.000, barang dan jasa Rp 10.810.991.000, modal Rp 29.156.000.000, jumlah Rp 48.093.243.000.

Sementara, untuk alokasi di dinas perpustakaan, belanja tidak langsung pegawai Rp 6.557.650.750, belanja langsung pegawai Rp 299.245.000, barang dan jasa Rp 1.826.483.0000, modal Rp 546.736.000, jumlah Rp 9.230.114.750.

“Untuk jumlah belanja fungsi pendidikan yakni belanja tidak langsung untuk pegawai Rp 366.215.389.523, belanja langsung pegawai Rp 6.191.275.000, barang dan jasa Rp 141.186.554.000, modal Rp 52.584.261.000, jumlah Rp 566.177.479.523,” terangnya.

“Jadi, fungsi pendidikan tidak hanya di dinas pendidikan saja, tetapi fungsi pendidikan ada juga di dinas kepemudaaan dan olahraga dan dinas perpustakaan. Total fungsi pendidikan pada APBD tahun 2019 sebesar 20,72 %. Total dana pendidikan itu belum termasuk dari dana bidang pendidikan yang bersumber dari DAK dan DID,” jelasnya.

Baca Juga :   Pakar: Pemda Harus Kompak Jalankan Zonasi PPDB

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba, Apriyadi menyebutkan, Pemkab Muba akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Muba melalui program-program serta mengalokasikan anggaran yang menjadi prioritas.

“Ya, seperti yang kita ketahui, terhitung sejak tahun 2018 pak Bupati juga sudah mulai menggratiskan seragam dan alat tulis untuk peserta didik jenjang SD-SMP sederajat di Muba dan ini dilakukan secara bertahap diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga pra sejahtera,” ujarnya.

Apriyadi mengatakan, Bupati Muba juga terus meningkatkan kualitas pendidikan secara bertahap, dengan melengkapi fasilitas komputer dan sarana prasarana digitalisasi di sekolah-sekolah, khususnya jenjang SD-SMP sederajat.

“Pak Bupati juga bertahap akan melengkapi fasilitas komputer di sekolah-sekolah, dan di Tahun 2019 ini melalui anggaran Dinas Pendidikan akan digelontorkan anggaran Rp 10 miliar untuk melengkapi fasilitas komputer di SD-SMP secara bertahap menuju era digitalisasi 4.0,” pungkasnya. (tri)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kemendikbud Ajak Siswa PAUD Kenali Sejarah Bangsa

Jakarta, KoranSN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengajak siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.