Home / Gema Sriwijaya / Muba Dinobatkan Daerah dengan Pembangunan Terbaik di Sumsel

Muba Dinobatkan Daerah dengan Pembangunan Terbaik di Sumsel

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muba, Yusman Syahrianto saat menerima penghargaan dari Gubernur Sumsel, H Herman Deru. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Perencanaan dan pencapaian pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendapatkan sorotan dan apresiasi dari berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Betapa tidak, sejak dua tahun belakangan di era kepemimpinan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin percepatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kualitas sumber daya manusia kian pesat dan memberikan dampak yang sangat positif kepada masyarakat.

Kali ini, dalam kesempatan Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Provinsi Sumsel tahun 2019 di Hotel Santika Premiere Palembang, Rabu (24/4/2019), Kabupaten Muba kembali diganjar penghargaan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel dengan kategori Pembangunan Daerah Terbaik Tahun 2019 Kabupaten Terbaik III Dalam Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Penghargaan diterima oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muba Yusman Syahrianto.

Baca Juga :   Pejabat PALI Kembali di Rombak

Yusman menyebutkan, perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah di Muba mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Banyak yang sudah dilakukan oleh Pak Bupati Dodi Reza, dalam realisasinya tentu sudah sesuai dengan tema Musrenbang RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2019 ini yakni Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Pengurangan Kemiskinan Melalui Peningkatan Ekonomi Kerakyatan, Kualitas Infrastruktur dan Sumberdaya Manusia,” jelasnya.

Dijelaskannya, dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya petani, Muba telah berhasil menjadi inisiator pembangunan jalan aspal karet yang tentunya sangat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang dominan merupakan petani karet.

“Karet yang dipakai untuk pembangunan jalan aspal di Muba ini dibeli langsung dari petani, ini menjadi upaya juga untuk mendongrak harga karet,” terangnya.

Lanjutnya, hal berikutnya yakni kedepan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menggarap inovasi pengolahan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar minyak nabati atau biofuel (B100).

Baca Juga :   2 Tahun, Pemkot Lubuklinggau Bedah 838 Unit Rumah Tak Layak Huni

“Nah, inovasi ini merupakan upaya untuk peningkatan kesejahteraan petani sawit dan dalam waktu dekat realisasinya akan berjalan, dan semua kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Muba wajib memakai biofuel B100 Muba, selain meningkatkan kesejahteraan petani sawit, upaya ini juga akan menggencarkan Muba menjadi daerah yang ramah lingkungan dan komitmen dengan pembangunan hijau berkelanjutan,” imbuhnya.

Kemudian, Yusman menambahkan upaya lainnya yakni dalam hal pengurangan kemiskinan melalui peningkatan ekonomi kerakyatan dilakukan melalui upaya membawa Gambo Muba go Internasional, dan saat ini Eco Fashion yang jadi trend tersebut menjadi produk paling diburu kalangan pecinta fashion baik di kancah regional maupun internasional.

“Produk Gambo Muba ini sangat efektif meningkatkan ekonomi kerakyatan di Muba, terlebih saat ini produk yang digagas oleh Ketua TP PKK Muba Thia Yufada ini, waiting list pemesanannya. Saat ini berkat Gambo Muba ini, ekonomi pelaku UMKM Gambo Muba sangat tertolong dan lebih lagi petani getah gambir menjadi sejahtera,” ulasnya. (tri)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab Mura Jalin Kesepahaman Bersama dengan ITB

Musirawas, KoranSN Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab) melaksanakan Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Institut Teknologi Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.