Kamis , Desember 13 2018
Home / Nasional / MUI: Kartu Nikah Lebih Praktis

MUI: Kartu Nikah Lebih Praktis

Kemenag luncurkan kartu nikah. (foto-net/vivanews.com)

Jakarta, KoranSN

Majelis Ulama Indonesia menghargai langkah ikhtiar dan usaha Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk inovasi pemerintah mengganti buku nikah menjadi kartu nikah yang berbasis website.

“Sepanjang hal tersebut dimaksudkan untuk memudahkan, memberikan nilai manfaat dan utamanya adalah dapat mencegah praktik penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Zainut menjelaskan, tujuan utama adanya buku nikah atau kartu nikah itu adalah untuk mendokumentasikan tentang informasi pernikahan seperti nama, nomor akta nikah, nomor perforasi buku nikah, tempat dan tanggal nikah.

Menurut dia, sepanjang hal tersebut sudah dilaksanakan dengan baik, maka tidak ada masalah bentuknya buku atau kartu.

“Apalagi kalau hal itu dinilai lebih praktis, ekonomis, efektif dan efisien, maka inovasi tersebut patut didukung,” kata dia.

Sebelumnya, Diraktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag juga meluncurkan kartu nikah yang bentuknya seperti kartu tanda penduduk. Kartu nikah dapat memudahkan orang yang sudah menikah dapat menunjukkan kartu nikah saja jika ingin menginap di hotel tanpa perlu ribet harus membawa buku nikah.

Baca Juga :   Siswa Berkebutuhan Khusus Tetap Bersemangat Ikuti Ujian Nasional Tingkat SD

“Kita ke depan ingin tanda bukti seseorang telah nikah tidak lagi menunjukkan buku nikah yang besar yang susah dimasukkan saku dan dibawa bepergian. Kita akan ubah jadi kartu nikah seperti kartu ATM, KTP dan umumnya yang bisa dibawa dalam saku,” kata Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman menegaskan, kartu nikah tidak mudah untuk dimanipulasi karena sistemnya sama dengan KTP-elektronik saat ini.

“Sama saja dengan KTP kan. Makanya sistem app web ini kita terapkan. Dulu satu orang punya dua tiga KTP karena data penduduk kita belum baik. Tapi sekarang e-KTP susah orang punya KTP ganda,” tambahnya.

Menag: Tak Ada Penghapusan Buku Nikah

Baca Juga :   Panti Rehabilitasi Narkoba Ditutup karena Siksa 6 Pasien

Sementara Menag, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, tidak ada pergantian atau penghapusan buku nikah menjadi kartu nikah.

“Tidak ada penghapusan buku nikah. Buku nikah tetap merupakan dokumen resmi, terkait pencatatan nikah. Jadi, ini bukan pengganti,” ujar Lukman.

Sebenarnya, Lukman menjelaskan, kartu nikah itu untuk mempermudah pasangan yang sudah nikah ke mana-mana, tanpa harus membawa buku nikah itu sendiri. Dalam kartu nikah itu tertera foto suami istri dan ada barcode-nya.

“Memudahkan bagi sejumlah kalangan untuk mengetahui identitas setiap warga negara terkait status pernikahannya,” ujarnya.

Menurut dia, bagi pasangan yang sudah menikah itu tidak wajib membuat kartu nikah. “Jadi, tidak ada kewajiban atau tidak wajib, supaya fasilitasi terbitkan sebagai sebuah terobosan bagi Kementerian Agama kaitannya dengan Dukcapil, kaitannya dengan sistem data kependudukan kita, yang tentu harapannya semua kita memiliki ini,” ujarnya. (vivanews)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Uang Rp1,5 M yang Disita KPK Berasal dari Para Kepala Sekolah Cianjur

Jakarta, KoranSN Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, mengungkapkan selain menangkap Bupati Kabupaten Cianjur, Irvan ...

error: Content is protected !!