Muratara Terapkan ASN Bekerja Dari Rumah Hingga 9 April 2020

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut saat diwawancarai awak media.(foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Guna mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Pemkab Muratara mulai menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muratara.

Kebijakan tersebut mulai berlaku dari tanggal 27 Maret hingga tanggal 9 April 2020, setelah dikeluarkan edaran Bupati Muratara. Namun, pelayanan di organisasi perangkat daerah (OPD) masih tetap berjalan seperti biasa.

Asisten I Setda Muratara sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut mengatakan sesuai surat edaran Bupati Muratara, kepala OPD harus mengatur jadwal shift datang ke kantor bagi ASN, sehingga pelayanan dipastikan tetap berjalan dengan baik.

Baca Juga :   Fossbi Muratara Targetkan ke Kejuaraan Internasional

“Dalam melaksanakan aktifitasnya OPD diharuskan menjalankan protokol kesehatan, seperti menyiapkan hand sanitizer dan alat pendeteksi suhu tubuh,” katanya kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Ia berharap dengan adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemda tersebut dapat membatasi dan mengurangi penyebaran dari Covid-19 di Pemkab Muratara, sehingga kedepannya kegiatan pemerintahan kembali normal seperti biasa.

“Hingga saat ini, di Kabupaten Muratara sudah ada 20 orang yang masuk dalam status Orang dalam Pemantauan (ODP),
empat orang sudah keluar dari ODP karena sudah 14 hari.

“Semuan ODP merupakan mereka yang baru datang dari luar kota,” ungkapnya.

Baca Juga :   Nilai Tertinggi, Siap-Siap Berangkat Umroh

Susyanto menjelaskan, meskipun nantinya di setiap OPD ada pembatas karyawan yang masuk, namun dirinya memastikan pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan seperti biasanya.

“Kita berharap dengan adanya kebijakan dengan mengurangi aktifitas perkumpulan orang banyak, penyebab Covid-19 tidak terjadi di Muratara,” harapnya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kadinkes Sumsel: Banyuasin Agresif, Penanganan Covid Sangat Baik

Banyuasin, KoranSN Pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 yang telah dilakukan Pemkab Banyuasin, dalam hal ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.