Musim Hujan dan Waspadai Pasang Naik

83484a60
ILUSTRASI-FOTO/NET

BULAN Oktober sudah kita lalui, kini kita memasuki bulan November. Ternyata saat ini Bumi Sriwijaya masih sering diguyur hujan lebat. Kita tak bisa memperkirakan kondisi cuaca lagi, semuanya harus mewaspadai tingkat hujan yang tinggi ini. Pada bulan berikutnya bisa jadi intensitas hujan akan semakin banyak turun.

Kini bila kita turun ke lapangan, ketika hujan turun sejumlah pemukiman di pinggir Sungai Musi nampak kebanjiran. Tak hanya itu, banyak sudut kota terendam air. Bahkan daerah-daerah yang selama ini relatif aman dari genangan air, harus menelan resiko terkena banjir.

Tak menentunya perubahan alam dan iklim saat ini, tentu saja membuat perubahan besar untuk bumi ini. Hal ini berpengaruh besar untuk kehidupan manusia.
Di Kota Palembang musim penghujan biasanya dibarengi dengan naiknya air, atau yang disebut warga dengan air pasang naik. Naiknya air ini tentu saja sangat berpengaruh dengan kehidupan masyarakat yang tinggal bermukim dan beraktifitas di sekitar sungai terutama Sungai Musi, atau tak jauh dari sungai.

Baca Juga :   Waspadai Begal dan Aksi Kriminal!

Tetapi kita tak bisa berpangku tangan dan menerima saja kondisi ini. Pemkot Palembang diminta sigap mengatasi ini, jangan sampai banjir makin parah. Beberapa hal yang bisa dilakukan seperti, mencegah penimbunan rawa, memperbaiki drainase, membuat sistem pompa, menambah daerah resapan, dan membersihkan sampah dari gorong-gorong.

Sebagai catatan, warga Palembang sudah sangat terbiasa dengan banjir dan air pasang. Biasanya warga telah mengantisipasi sendiri untuk memperkecil efek buruk banjir dan air pasang.

Naiknya air Sungai Musi disebabkan pasang laut, yang disebabkan pengaruh gaya gravitasi bulan dan matahari. Tentu saja warga yang tinggal di sekitar atau tak jauh dengan Sungai Musi mulai mengantisipasi, kalau-kalau terjadi hal yang lebih parah. Untuk diketahui, saat ini permukaan Sungai Musi sudah cukup tinggi.

Baca Juga :   Pariwisata Lahat Maju Bila Pemerintah Mendukung Penuh

Kondisi dimana hujan sebentar saja langsung banjir, harus diantisipasi sejak dini. Pemkot harus siaga melakukan langkah bijak. Karena kalau dibandingkan tahun-tahun yang lalu, kondisi banjir makin parah.Pemerintah diharapkan juga cepat sigap dan melakukan antisipasi untuk kondisi ini. Jangan sampai saat efek terburuk sudah terjadi, baru melakukan gerakan. Saat ini belum terlambat untuk melakukan sesuatu. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

UU Cipta Kerja: Surga atau Fatamorgana?

Penulis: Nizwar Affandi (Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia) TANGGAL 5 Oktober kemarin UU Cipta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.