Nasib Balonkada di Tangan Tim Dokter

Bakal Calon Bupati OKI, Iskandar SE dan Bakal Calon Bupati Muara Enim, Shinta Muzakir Saisohar dan Syuryadi Amirudin usai menjalani pemeriksaan kesehatan. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 39 pasangan bakal calon kepala daerah (Balonkada) atau 78 kandidat dari 9 Pilkada kabupaten/kota dan pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel, selesai menjalani tes kesehatan di RSMH Palembang, Minggu (14/1/2018). Nasib mereka, lolos atau tidaknya untuk ditetapkan menjadi calon kepala daerah bergantung pada putusan tim dokter yang sudah ditunjuk sebelumnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Aspahani mengatakan, tidak ada tes kesehatan pembanding bagi bakal pasangan calon peserta Pilkada serentak, Juni 2018 mendatang. Apa yang menjadi rekomendasi tim dokter bersifat final dan mengikat.

“Hasil pemeriksaan tes kesehatan ini tidak diperkenankan hasil pembanding, karena kita bersifat final dan mengikat,” kata Aspahani.

Ia mengungkapkan, ada tiga tes yang sudah dijalani bakal pasangan calon peserta Pilkada serentak 2018, yakni tes psikotes yang dilakukan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), tes narkoba melalui urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), dan tes kesehatan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Baca Juga :   Buka Pendaftaran Calon Ketua Golkar Palembang, Ini 10 Syarat yang Harus Dipenuhi
Pasangan bakal calon kepala daerah saat mengikuti tes kesehatan di RSUP Dr Moehammad Hoesin Palembang.

“Tim dokter akan memplenokan hasil dari rangkaian tes kesehatan ini tanggal 15 Januari, dan tanggal 16 Januari, KPU Sumsel dan KPU yang melaksanakan Pilkada serentak akan memperoleh hasil itu dari tim dokter atau IDI,” kata Aspahani.
Menurut Aspahani, hasil dari tes kesehatan tersebut, hanya ada dua opsi, yaitu memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat.

“Bilamana memenuhi syarat maka memungkinkan bagi calon untuk mengikuti pilkada, tapi kalau tidak, maka kita beri waktu untuk melakukan penggantian bakal calon, dengan waktu yang tidak panjang,” terang Aspahani.

Baca Juga :   Sidang OTT Bupati Muara Enim, Jatah Rp 3 Miliar Juarsah Diduga Untuk Dana Keluarga Ikut Pileg

Menurutnya, KPU hanya menerima keterangan dua opsi tersebut dari tim dokter. Bagi bakal calon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dipersilahkan untuk meminta keterangan langsung dari IDI.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan bakal pasangan calon (Bapaslon) Kepala Daerah yang juga Ketua IDI Sumsel, Rizal Sanif mengatakan IDI Sumsel menerjunkan 30 dokter spesialis untuk memeriksa kesehatan bakal pasangan calon yang maju pada pilkada serentak, Juni 2018 mendatang.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Karam di Sungai Musi, Nakhoda Kapal Tewas

Palembang, KoranSN Kapal tugboat merek Atlas yang menarik tongkang merek Brawijaya bermuatan kosong tenggelam di …