Sabtu , Januari 19 2019
Home / Headline / Nyawa Sofyan Driver Taksi Online Dihabisi di Dalam Mobil di Simpang Bandara

Nyawa Sofyan Driver Taksi Online Dihabisi di Dalam Mobil di Simpang Bandara

Persatuan Jaksa Indonesia
Tersangka Acun dan Fran saat meperagakan membunuh korban Sofyan di dalam mobil. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sofyan (47), driver taksi online, warga Jalan Sukawinatan Lorong Asoka Palembang yang menjadi korban perampokan dan pembunuhan, diketahui nyawanya dihabisi oleh empat pelaku yang merupakan penumpang korban, di dalam mobilnya di kawasan Simpang Bandara Palembang.

Hal ini terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan korban yang digelar pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (20/11/2018) di halaman Lapangan Tembak Mapolda Sumsel.

Pada rekonstruksi ini dihadirkan tersangka Acundra alias Acun (21), warga Dusun V Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo Muratara dan tersangka Franata Ariwibowo alias Fran (18), warga Dusun II Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo yang keduanya memperagakan 18 adegan pembunuhan korban.

Sedangkan untuk tersangka Ridwan alias Rido (42) dan Akbar (DPO), peran keduanya digantikan oleh peran pengganti dari anggota kepolisian. Ridawan tidak dihadirkan karena masih menjalani perawatan medis atas luka tembak di kedua kakinya. Sedangkan pelaku Akbar saat ini masih menjadi buronan pihak kepolisian.

Dalam rekonstruksi tersebut, tampak kejadiaan yang menewaskan korban ini bermula saat korban menerima orderan yang meminta diantarkan dari Km 5 ke kawasan Simpang Bandara. Kemudian korban menjemput orderan tersebut yang ternyata saat dijemput di kawasan Km 5, penumpangnya adalah Akbar, Ridwan, Acun dan Fran.

Baca Juga :   Lagi Ngopi, Tukang Ojek Diserang Musuh Bebuyutan Kakak Kandung

Korban yang tidak curiga lantas mengantarkan Akbar, Ridwan, Acun dan Fran ke lokasi tujuan. Namun saat tiba di tempat tujuan tepatnya di pinggir jalan Simpang Bandara Palembang, ketika itulah korban dibunuh di dalam mobilnya.

Dalam kasus ini, tersangka Acun yang pertama kali mengeksekusi korban dengan cara mencekik menggunakan tangan kanannya yang ditekukan dari arah belakang. Setelah itu, giliran Fran mencekik korban hingga korban lemas dan pingsan.

Terungkap juga dalam rekonstruksi tersebut, saat kejadian para pelaku menarik korban ke jok tengah mobil. Lalu pelaku Ridwan meletakan tubuh korban di lantai mobil, untuk memastikan agar korban tewas maka Ridwan menginjak-injak kepala dan leher korban hingga akhirnya korban pun tewas.

Usai membunuh korban selanjutnya para pelaku membawa mobil dan jenazah korban ke arah Muratara. Di perjalanan, tepatnya di semak belukar di kawasan Muratara, keempat pelaku mengeluarkan jenazah korban lalu membuang korban. Setelah itu para pelaku melanjutkan perjalannya pulang ke Muratara.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yudhi Suhariyadi eggan berkomentar banyak terkait rekonstruksi yang digelar. Namun Yudhi mengungkapkan jika rekonstruksi dilakukan dalam rangka persiapan pelimpahan berkas perkara ke jaksa.

Baca Juga :   Pulang Beli Pulsa, Warga OI Tewas Tersambar Truk Fuso
Tersangka Acun dan Fran.

“Salah satu tersangka ini ada yang dibawah umur, makanya walau hari ini libur kita melakukan giat ini. Tujuannya, agar berkas perkaranya dapat segera dilimpahkan,” ujarnya.

Untuk diketahui, terungkapnya kasus ini setelah istri korban yakni Fitriani (32), didampingi keluarganya, Selasa lalu (30/10/2018) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel lantaran Sofyan tak kunjung pulang ke rumah. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Menindaklanjuti laporan korban kemudian Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Hasilnya, Minggu (11/11/2018) pukul 20.30 WIB salah satu pelaku yakni; Ridwan (42) berhasil ditangkap di kawasan Desa Sungai Lanang Kecamatan Rawas Ulu Muratara. Usai ditangkapnya Ridwan lalu polisi melakukan pemeriksaan kepada tersangka hingga akhirnya jenazah korban Sofyan ditemukan sudah dalam kondisi tidak untuh lagi.

Kemudian pada Kamis malam (15/11/2018), pelaku Fran dan Acun menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo Muratara. Selain itu dalam kasus ini, Polda Sumsel juga berhasil menemukan mobil jenis minibus warna hitam milik korban Sofyan. Mobil ini ditemukan, Jumat siang (16/11/2018) tergeletak di pinggir jalan di kawasan Kerinci Jambi tepatnya di perbatasan Padang Sumatera Barat. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Begal di Lubuklinggau Selatan Dihajar Warga, Sepeda Motor Pelaku Dibakar

Lubuklinggau, KoranSN Spesialis begal motor, Ain (19) babak belur dihajar warga saat tertangkap melakukan begal ...