OASE KK Jadikan Wilayah Kodam II/Swj Pilot Project Sosialisasi Narkoba, Pornografi dan Kekerasan

Tampak suasana kegiatan sosialisasi Narkoba, Pornografi dan Kekerasan. (Foto-Humas Kodam)

Palembang, KoranSN

Narkoba, Pornografi dan Kekerasan, menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di negeri ini. Hal inilah yang mendorong Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) pimpinan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo turut aktif melakukan pendekatan kepada generasi muda untuk mengurangi dampak dari tiga permasalahan tersebut.

OASE KK itu sendiri merupakan organisasi yang digagas oleh Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden yang mendukung dan berperan dalam mensukseskan program Kabinet Kerja serta sesuai dengan kapasitasnya sebagai seorang pendamping.

Salah satu bidang dalam organisasi OASE KK adalah Bidang III/Sosbud, menangani Program Anti Pornografi, Kekerasan dan Perlindungan untuk Anak, Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Miras terhadap masyarakat.

Bersama dengan bidang lain, Bidang III/Sosbud OASE KK telah melakukan banyak kegiatan guna mendorong pencapaian pelaksanaan program kerja Kabinet. Salah satunya adalah sosialisasi Narkoba, Pornografi dan Kekerasan.

Kegiatan ini telah dilaksanakan secara terintegrasi dengan bidang lainnya di 13 provinsi (hingga awal tahun 2018) sehingga masih menyisakan 21 Provinsi sehingga dipandang perlu dilakukan percepatan kegiatan secara simultan kepada generasi muda, khususnya para siswa SLTP dan SLTA yang dinilai telah menjadi target para mafia peredaran Narkoba, termasuk dalam menghadapi pengaruh negatif dari pornografi dan kekerasan dalam rangka membangun ketahanan generasi muda yang tangguh.

Sehari menjelang kegiatannya di wilayah Sumbagsel (26/2/2018), meliputi Palembang, Bengkulu, Jambi dan Lampung, Ketua bidang III/Sosbud OASE KK, Ny. Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu menerangkan, bahwa kegiatan yang diselenggarakan di Sumbagsel (wilayah Kodam II/Sriwijaya) selain melibatkan para pelajar juga mengikutsertakan para prajurit TNI/Polri, keluarga besar TNI/Polri (Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini).

Baca Juga :   Pangdam Vidcon dengan Kasad Evaluasi Pelaksanaan PSBB

Hal ini dipandang penting, selain memberikan dukungan moril dan apresiasi kepada aparat yang selama ini senantiasa aktif mencegah atau memberantas peredaran Narkoba di Indonesia, sekaligus memberikan pemahaman kepada keluarga besarnya tentang ancaman bahaya penyalahgunaan Narkoba, Pornografi dan Kekerasan.

Sebagai langkah awal atau pilot project kegiatan tersebut, Bidang III/Sosbud OASE KK memilih wilayah kewenangan Kodam II/Sriwijaya yang membawahi 5 Provinsi bersama unsur Pemda dan Polda dan diselenggarakan secara marathon dimulai sejak tanggal 27 Februari hingga 2 Maret 2018.

Menyikapi hal tersebut, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos dan Ketua Dharma Pertiwi Daerah B, Ny. Annies Putranto, yang kewenangannya meliputi keempat wilayah Provinsi tersebut sangat mendukung dan mengerahkan ribuan prajurit, anggota Dharma Pertiwi beserta Bhayangkari untuk mengikuti sosialisasi.

Kegiatan di wilayah Sumbagsel itu melibatkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tingkat Propinsi dan pejabat Polda setempat sebagai narasumber.

Pelaksanaan di wilayah Sumbagsel ini diikuti atau dicontoh oleh wilayah lain di Indonesia, dan diharapkan dengan terbangunnya pemahaman yang sama tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, Pornografi dan Kekerasan, melalui struktur organisasi yang dimiliki oleh TNI dan Polri hingga satuan dan unit terkecil di bawah Komandonya, maka secara massive akan tersebar juga pemahaman yang sama di masyarakat.

Karena, tugas TNI/Polri dipandang bersentuhan langsung dengan masyarakat, melalui pembinaan teritorial (Pembinaan wilayah) hingga ke pelosok wilayah.

Palembang yang ditunjuk sebagai awal tempat kegiatan, digelar pada tanggal 27 Februari 2017 di Sriwijaya Sport Centre (SSC) dan dihadiri oleh Pangdam II/Sriwijaya dan Kapolda Sumsel beserta ribuan peserta lainnya.

Selain diisi dengan ceramah, Kodam II/Sriwijaya sengaja mengolah kegiatan tersebut menjadi acara yang sangat menarik, karena Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos menyiapkan puluhan doorprize antara lain; 10 buah sepeda gunung, 5 lemari es, 5 TV LCD, 10 kompor gas, 30 setrika dan 10 kipas angin.

Baca Juga :   Pertanian Sumsel Mampu Bersaing

Selain itu, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto (istri Panglima TNI) pada kesempatan tersebut juga menambahkan 5 buah sepeda gunung.

Formasi Tim OASE KK dihadir para isteri Menteri Kabinet Kerja dan pejabat pusat yakni; Ibu Poni Iravati (istri Menteri Pariwisata RI), Ibu Siti Faridah Pratikno (istri Mensesneg RI), Ibu Endang Nugrahani Anung (istri Seskab), Ibu Ridho Idrus (istri Mensos RI), Ibu Dina (istri Sesmen PMK RI), Ibu Hasbiyah Natsir (istri Menristek Dikti RI), Ibu Elisye Laoly (istri Menhumham RI), Ibu Yasmin Fachir (istri Wakil Menlu RI) dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto (istri Panglima TNI) pimpinan Ibu Nora Trisyana Ryacudu (istri Menhan RI).

Sementara itu, pada tanggal 28 Februari 2018, kegiatan yang sama juga digelar di Bengkulu, selanjutnya pada tanggal 1 Maret 2018 dilangsungkan di Jambi yang dihadiri oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Dr. Marga Taufik, S.H., M.H. dan puncaknya, Jumat, (2/2/2018) Pangdam II/Sriwijaya hadir pada acara di Bandar Lampung.

Staf Kemenhan RI, Kolonel Czi Heru Prayitno, saat dikonfirmasi melalui telepon mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran Kodam II/Sriwijaya atas kemudahan dalam berkoordinasi, dukungan dan kerjasamanya sehingga kegiatan OASE KK di wilayah Kodam II/Sriwijaya dapat berjalan baik, aman dan lancar, bahkan sangat luar biasa. (ded/dam)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Nambah 56, Covid-19 di Sumsel Naik Jadi 2.475

Palembang, KoranSN Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, Kamis (9/7/2020) mengatakan, kasus Covid-19 …