Home / Wisata / Objek Wisata Bukit Sulap Dibangun Rumah Pohon

Objek Wisata Bukit Sulap Dibangun Rumah Pohon

Walikota Lubuklinggau saat meninjau objek wisata alam Bukit Sulap yang akan dilengkapi rumah pohon. (foto-ist)

Lubuklinggau, KoranSN

Keberadaan habitat asli monyet dan kera jenis ekor panjang yang menghuni kawasan wisata alam Bukit Sulap Lubuklinggau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat atau pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Lubuklinggau, M. Johan Iman Sitepu mengatakan, di kawasan tersebut habitat monyet dan kera cukup banyak, dan kehadiran mereka tidak pernah mengganggu. Bahkan ketika pengunjung datang, hewan tersebut berkumpul.

Baca Juga :   Sail Nias Diharapkan Tak Sekedar Dongkrak Popularitas

“Monyet itu sudah ada di bukit sulap. Ketika orang datang, ramai, bawa makanan, monyetnya kumpul,” ungkapnya, Kamis (12/9/2019).

Mantan Kepala Disdukcapil Kota Lubuklinggau ini mengatakan, pihaknya berencana untuk membuatkan semacam rumah pohon tempat monyet dan kera berkumpul. Sehingga orang yang datang berkunjung kekawasan tersebut akan lebih mudah untuk memberinya makan.

“Tempat monyet kumpul, orang datang kesitu jadi mudah ngasih makannya,” kata Iman Sitepu.

Pihaknya berencana membuat rumah pohon untuk monyet berkumpul yakni diatas aula, diluar pagar dekat dengan gazebo di atas Bukit Sulap.

Baca Juga :   Hadapi Libur Lebaran 2019, Keraton Kasepuhan Cirebon Dipercantik

“Kami nanti berkordinasi lebih dulu dengan TNKS untuk buat izin buatkan rumah pohon,” timpalnya.

Seperti diketahui, masyarakat atau pengunjung dari luar Kota Lubuklinggau yang datang ke Bukit Sulap belum lengkap jika tidak melihat langsung binatang penghuni asli Bukit Sulap.

“Itu menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Kalau ke bukit sulap ingin melihat binatang asli penghuni itu yakni monyet dan kera ekor panjang,” kata Iman. (rif)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Nias Selatan Jadikan Selancar Internasional Agenda Rutin Tahunan

Nias Selatan, KoranSN Pemkab Nias Selatan, Sumatera Utara, akan menjadikan kejuaraan selancar internasional sebagai agenda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.