OJK Dorong Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di Sektor Jasa Keuangan

Suasana Prakovensi OJK di Hotel Horizon Palembang. (Foto-Ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan workshop Prakonvensi Nasional Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Treasuri. Workshop ini merupakan salah satu bentuk peran aktif OJK untuk mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Perbankan secara khusus dan lebih jauh lagi meningkatkan sumber daya manusia lndonesia.

Para OJK Prakonvensi Nasional Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)saat mengikuti Workshop di hotel Horizon Palembang.– Foto-Ferdinand Deffryansyah/koransn

Kegiatan tersebut dibuka oleh Trisnawati Gani, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan-CJK, bertempat di Horison Ultima, Palembang, Kamis (27/7/2017).

Ia mengatakan, SKKNI tersebut akan dikembangkan menjadi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang akan digunakan perguruan tinggi sebagai acuan penyusunan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).

Baca Juga :   Rayakan Tahun Baru Islam, Pertamina RU III Khitan 300 Anak Gratis

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 3 tahun 2016, OJK sebagai instansi teknis sektor jasa keuangan bertanggung jawab atas pengembangan SKKNI pada sektor jasa keuangan.

Lanjut Trisnawati, keberadaan standar kompetensi kerja bidang perbankan khususnya Treasuri menjadi sangat penting, kompetensi ini wajib sifatnya untuk dimiliki pegawai perbankan dan dengan adanya keterlibatan secara penuh dalam penyusunannya dari asosiasi dan praktisi perbankan, diharapkan mendorong kesadaran seluruh stakeholder industri perbankan untuk mendukung implementasi dari SKKNI sebagai bagian dalam peningkatan skill dan kompetensi SDM.

Sementara, sesuai laporan Ketua Panitia Prakonvensi, Lasmaida Gultom, Direktur Assessment Center, menyampaikan bahwa penyusunan rancangan SKKNI ini merupakan kolaborasi OJK (DLAC dan Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan) dengan Kementerian Ketenagakerjaan Rl, akademisi, Lembaga Sertifikasi Profesi, serta asosiasi dan praktisi perbankan melalui tahapan yang cukup panjang, dimulai dari perumusan, pembahasan, verifikasi internal dan terakhir prakonvensi.

Baca Juga :   Trafik Data Telkomsel Naik 29% di Momen Lebaran

Adapun peserta Prakonvensi Rancangan SKKNI Tresuri yang hadir berasal dari Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan RI, akademisi, Lembaga Sertifikasi Profesi, serta asosiasi dan praktisi perbankan. Penyelenggaraan prakonvensi ini bertujuan untuk mendapatkan kesepakatan dari peserta prakonvensi agar rancangan SKKNI dapat dilanjutkan ke tahap verifikasi eksternal oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

40 Mahasiswa SPI Fahum UIN Raden Fatah Belajar Buat Tanjak

Palembang, KoranSN Workshop “Mengenal Karya Seni Lokal Palembang” Penerapan Mata Kuliah Dokumenter Sejarah Prodi Sejarah …