Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Ekonomi / OJK Sumbagsel Terima 258 Pengaduan Konsumen

OJK Sumbagsel Terima 258 Pengaduan Konsumen

Media Information Sharing OJK. (foto-soimah/koransn)

Palembang, KoranSN

Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) hingga November 2019 menerima sebanyak 258 pengaduan konsumen terkait industri jasa keuangan. Hal tersebut dikatakan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 7 Sumbagsel, Mochammad Subandi di sela-sela media information sharing, Selasa (10/12/2019).

Dijelaskannya, dari ratusan masalah yang dilayangkan konsumen tersebut didominasi sektor perbankan dengan 134 pengaduan, asuransi sebanyak 63 pengaduan, pembiayaan sebanyak 54 pengaduan dan LJK lainnya/non LJK sebanyak 7 pengaduan. Klasifikasi layanan konsumen untuk pengaduan sebanyak 31,8 % dan informasi sebesar 68,2 %.

Baca Juga :   Ramadhan di Aston Marak

“Untuk mekansime penanganan pengaduan berupa internal dispute resolution tahap 1 industri jasa keuangan dan tahap 2 OJK dan LAPS,”jelasnya.

Salah satu masalah yang sering dihadapi konsumen dijelaskannya, terkait dengan restrukturisasi kredit, penyelesaian kredit dan pemblokiran rekening tabungan.Untuk asuransi biasanya ditanyakan soal klaim asuransi dan untuk pembiayaan terkait dokumen BPKB yang belum diterima konsumen.

Sementara terkait dengan penyaluran kredit UMKM di Sumsel dikatakannya, sudah melampaui ambang batas non perfoming loan (NPL) yakni mencapai 5,39 %. Rasio NPL di atas 5 persen per Oktober 2019 itu bahkan melampaui rasio NPL kredit UMKM secara nasional. Tingginya rasio NPL kredit UMKM di Sumsel dipengaruhi faktor menurunnya harga komoditas perkebunan.

Baca Juga :   40 Peserta Ikut Lomba Nyanyi GPM

“Komoditas terbesar di Sumsel seperti kelapa sawit dan karet harganya belum stabil. Ini berdampak pada sektor UMKM,”tegasnya sembari menambahkan, saat ini penyaluran kredit UMKM perbankan di Sumsel mencapai Rp 27 triliun. Sektor kredit berkontribusi sekitar 32 % terhadap total penyaluran kredit di provinsi itu yang mencapai Rp 84,5 triliun.

Kredit UMKM ditambahkannya, masih mencatat pertumbuhan yang positif yakni sebesar 5,38 %. Pertumbuhan tersebut lebih rendah jika dibandingkan nasional yang mencapai 9,46 %. (ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Erick Thohir Paparkan Lima Prioritas Strategis BUMN Periode 2020-2024

Jakarta, KoranSN Menteri BUMN, Erick Thohir memaparkan lima prioritas strategis Kementerian BUMN untuk periode 2020 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.