Oknum Debt Collector di PALI Dibekuk Petugas

Tersangka Jon saat diamankan petugas kepolisian. (Foto-Istimewa)

PALI, KoranSN

Oknum debt collector, Januari alias Jon (45) warga Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI, Rabu (17/1/2018) diamankan petugas Polsek Tanah Abang.

Dia ditangkap atas laporan Suhardi (44), warga Jalan Sangkuriang RT 03 RW 09 Kelurahan Muara Dua Kota Prabumulih, pada 1 Januari 2018 atas dugaan pencurian, pemerasan dan perampasan terhadap mobil milik korban.

Perampasan yang dilakukan tersangka terjadi, Senin lalu (1/1/2018) sekira pukul 09.00 WIB. Jon bersama rekannya merampas satu unit mobil Mitsubishi Colt L 300 BG 8688 K milik korban Suhardi di Pasar Kalangan Desa Raja Kecamatan Tanah Abang saat korban sedang berjualan di kalangan itu.

“Ketika itu korban dipanggil oleh warga disuruh untuk ke kantor Desa Raja. Kemudian di kantor, korban bertemu dengan Jon dan kawan-kawan (Debt Collector) yang ingin menyita mobil milik korban dengan alasan bahwa angsuran mobil menunggak belum dibayar kredit selama 8 bulan,” terang Kapolsek Tanah Abang AKP Sibero.

Baca Juga :   Perampok Bus, Ditemukan Tergeletak Tertembak

Selama di kantor Kades Raja permasalahan ini belum dapat diselesaikan lalu kemudian korban kembali lagi berjualan di pasar kalangan, setelah setengah jam kemudian mobil korban sudah tidak ada lagi ditempat alias hilang dirampas pelaku.

Atas laporan korban, polisi menangkap pelaku di warung kopi Jalan PT EPI tepatnya di Km 20 tempat tinggalnya.

Jon bersama keluarganya yakni; istri dan ibu (orang tua) sempat melakukan perlawanan supaya petugas tak membawanya ke kantor polisi. Namun, polisi tetap mengamankan Jon dan membawanya ke Mapolsek Tanah Abang.

Baca Juga :   Kurir Narkoba Ditangkap Diperairan OKI

Dari pengakuan pelaku dia menyesal melakukan perbuatan itu, dia tidak tahu kalau dia melakukan perbuatan melanggar hukum karena menyita mobil itu atas suruhan karena tidak membayar angsuran.

“Pelaku dijerat pasal 363 KUHP, hukuman penjara 7 tahun penjara,” singkatnya.

Sementara itu, tersangka Jon hanya bisa tertunduk lesu. “Saya bukan merampas Pak!, saya hanya disuruh karena korban tak mau membayar tunggakan lagi,” jelasnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain Perkara Djoko Tjandra

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menelaah berkas dokumen perkara Djoko Soegiarto Tjandra yang …