Oknum Guru Belasan Kali Cabulin Dua Murid

sitorwrv
ILUSTRASI-FOTO/NET.

 

Kayuagung,KoranSN

Seorang oknum guru honorer di salah satu SD Negeri di Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI berinisial ‘SS’ (30), Senin (7/11/2016) diciduk jajaran Sat Reskrim unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta OKI lantaran diduga mencabuli belasan kali
dua orang muridnya, sebut saja Bunga (15) dan Mawar (16).

Kapolres OKI, AKBP Amazona Pelamonia mengatakan, tersangka warga Kampung II Desa Cahya Mas ini ditangkap karena telah diduga mencabuli anak di bawah umur. Tersangka mencabuli korban saat usai latihan bela diri. Sehabis latihan, lanjut Kapolres, tersangka memanggil kedua korban ke dalam kamar rumahnya dengan alasan akan melakukan ritual dalam belajar bela diri yang diajarkannya.

Baca Juga :   Ulama & Umara, Mitra Strategis untuk Sejahterakan Rakyat OKI

“Dari hasil pemeriksaan korban Bunga diketahui telah 15 kali dicabuli dan korban Mawar sudah 12 kali menerima perlakukan yang sama dari tersangka ‘SS’. Tersangka diduga sudah melakukan perbuatan tak pantas dengan kedua korban,” katanya.

Menurut Kapolres, perbuatan itu dilakukan tersangka di tempat yang sama yakni di dalam kamar rumahnya sejak bulan Februari 2016. Atas perbuatannya tersangka akan dijerat pasal 82 ayat 2 UU RI No 39 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun.Sementara dihadapan polisi, ‘SS’ mengakui telah mencabuli korban dengan alasan ritual belajar bela diri.  “Saya akui sudah dua orang murid yang saya cabuli,” tandasnya. (iso)

Baca Juga :   Cegah Narkoba dengan Berolahraga
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Pemkab Dukung Produk UMKM OKI Masuk Market Place

Kayuagung, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.