Oknum Kades dan Kepala Sekolah Akui Jadi Otak Pengrusakan Gereja di Ogan Ilir

‘AN’ koordinator pengrusakan menutupi wajah dengan jaket saat diamankan di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Selasa (20/3/2018) mengungkapkan, dari pemeriksaan terhadap oknum Kepala Desa (Kades) berisial ‘AS’ dan oknum Kepala Sekolah berinisial ‘AF’, kedua tersangka mengakui telah menjadi otak pengrusakan Kapel atau Gereja Santo Zakaria di Dusun II Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Diungkapkan Kapolda, bahkan dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik, tersangka ‘AS’ dan ‘AF’ menyampaikan penyesalan karena telah memerintahkan delapan tersangka lainnya yang juga sudah tertangkap untuk melakukan pengrusakan Kapel atau Gereja Santo Zakaria di Dusun II Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Ogan Ilir.

“Jadi, tersangka ‘AS’ dan ‘AF’ ini mengakui perbuatannya dan keduanya menyesali perbuatannya. Meskipun demikian, keduanya tetap kami tetapkan sebagai tersangka dan kini keduanya masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Kapolda.

Baca Juga :   Peralatan Tambang Ilegal Dimusnahkan

Masih dikatakan Kapolda, dalam kasus ini, tersangka ‘AS’ dan ‘AF’ memberikan sejumlah uang kepada delapan tersangka lainnya agar melakukan pengrusakan Kapel atau Gereja Santo Zakaria, dikarenakan oknum Kades ‘AS’ merasa iri dan tidak senang kepada Kades Mekar Sari, yang merupakan Kades di lokasi kejadian. Untuk itulah motif kasus ini karena tersangkairi dan tidak senang kepada Kades Mekar Sari.

“Untuk itulah ‘AS’ dan ‘AF’ kini telah kami tetapkan sebagai tersangka, dan kini keduanya bersama tersangka lainnya masih dilakukan pemeriksaan di Polda Sumsel,” tandas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara telah mengungkapkan, jika pihak kepolisian saat ini telah menangkap 10 tersangka pengrusakan Kapel atau Gereja Santo Zakaria di Dusun II Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut Kapolda, ke 10 tersangka tersebut merupakan semua tersangka yang terlibat dalam kasus pengrusakan Kapel atau Gereja Santo Zakaria. Adapun ke 10 tersangka tersebut yakni; ‘AS’ (oknum Kades), ‘AF’ (oknum kepala sekolah), ‘AN’, ‘Y’, ‘F’, ‘WA’, ‘WT’,’IR’, WC da ‘MA’.

Baca Juga :   FB Azan Fikri ‘Dibanjiri’ Ribuan Komentar

“Dari 10 tersangka ini, tersangka ‘IR’, WC da ‘MA’ yang baru ditangkap pada Selasa dini hari (20/3/2018). Sementara untuk oknum Kades ‘AS’ dan oknum Kepala Sekolah ‘AF’ serta tersangka lainnya telah lebih dulu kami tangkap pada hari sebelumnya,” kata Kapolda.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …