Oknum PNS Cabul di Naungan Pemkot Palembang Diganjar 6 Tahun Penjara

Terdakwa saat menjalani persidangan di PN Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Akibat sudah melakukan kekerasan dan pengancaman untuk melakukan persetubuan terhadap korban berinisial ‘L’ (17) membuat terdakwa Viar Mediansyah SH (33) oknum PNS disalah satu dinas naungan Pemkot Palembang, Selasa (16/1/2018) diganjar 6 tahun penjara dengan denda Rp 60 juta subsider 3 bulan penjara.

Ganjaran tersebut disampaikan langsung majelis hakim yang diketuai Mimi SH dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang.

Putusan terhadap terdakwa sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rini Maria, yang menuntut warga Jalan Angkatan 66 Lorong Ampera Kecamatan Kemuning ini dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 60 juta subsider 3 bulan penjara.

“Berdasarkan fakta fakta dan mendengarkan keterangan saksi saksi di persidangan,perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana persetubuan dengan anak dibawah umur. Yang diatur dan diancam pidana pasal 81 ayat (2) undang undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan undang undang RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” jelasnya.

Baca Juga :   Bejat, Pria Uzur Gauli Bocah SD Saat Puasa

Usai mendengrakan putusan majelis hakim JPU Rini langsung menerima sedangkan tim kuasa hukum terdakwa masih menyatakan pikir-pikir.

Terungkap dalam berkas dakwaan JPU, perbuatan terdakwa bermula pada hari Minggu 7 Februari 2016 sekitar pukul 20.00 Wib dimana terdakwa beralasan pergi mengajak makan dan berjalan jalan di kawasan Jakabaring.

Namun, setelah itu terdakwa membelokan mobilnya menuju penginapan Taman Kenten Palembang.Dimana,saat itu terdakwa masuk ke dalam kamar dan korban menunggu di luar.Kemudian,terdakwa membawa korban ke dalam kamar dan memaksa untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

Baca Juga :   Rumah Pengedar Narkoba di OKI Digerebek

Namun, karena korban saksi korban menolak sehingga membuat terdakwa Viar emosi dan membanting minuman ke lantai hingga pecah dan meninju dinding. Lalu, kembali memaksa karena takut, akhirnya korban dengan terpaksa menuruti kemauan terdakwa. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Kadis Pemkab Indramayu Saksi Tersangka ARM

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/11/2020) memanggil dua kepala dinas (kadis) Pemerintah Kabupaten …