Home / Lacak / Oknum Polisi di OKU Timur Penembak Anggota TNI Ditahan

Oknum Polisi di OKU Timur Penembak Anggota TNI Ditahan

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kombes Pol Supriadi. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Brigadir ‘FO’ oknum anggota polisi di OKU Timur yang menembak anggota TNI Serda ‘YI’ ditahan di sel tahanan Bid Propam Polda Sumsel. Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Rabu (12/6/2019).

Menurutnya, penahanan Brigadir ‘FO’ dalam rangka proses pemeriksaan terkait penembakan yang dilakukan terhadap Serda ‘YI’ hingga membuat tangan Serda ‘YI’ menderita luka tembak.

“Memang usai kejadian keduanya sudah berdamai, namun untuk proses kode etik kepolisian tetap dilakukan, makanya Brigadir ‘FO’ ditahan di Polda Sumsel guna dilakukan pemeriksaan oleh Propam,” ujarnya.

Masih dikatakannya, adapun sanksi terhadap ‘FO’ menunggu hasil pemeriksaan dan sidang kode etik kepolisian.

“Saksinya bisa pemindahaan tugas hingga penundaan kenaikan pangkat, tergantung tingkat kesahalannya berdasarkan hasil pemeriksaan dan persidangan kode etik kepolisian,” terangnya.

Dijelaskannya, kejadian penembakan tersebut bermula saat Brigadir ‘FO’ selaku petugas Reskrim menggunakan seragam preman sedang bertugas melakukan pengamanan pasca lebaran Idul Fitri di pasar yang ada di OKU Timur. Diwaktu bersamaan Serda ‘YI’ bersama satu orang temannya yang juga anggota TNI mengunjungi pasar tersebut lantaran pulang kampung dalam rangka libur cuti lebaran.

Baca Juga :   Oknum Polisi Diduga Jadi Backing Pungli Kelompok Harimau Jalanan di Kertapati

“Jadi ada dua anggota TNI yang keduanya menggunakan baju bebas, lalu mereka bertemu dengan oknum anggota polisi Brigadir ‘FO’ di pasar tersebut. Saat bertemu inilan ‘FO’ dan ‘YI’ saling tatap mata sehingga terjadi ketersingungan dan selisih paham yang mengakibatkan Brigadir ‘FO’ mencabut senjata api dinasnya lalu menembakannya hingga mengenai tangan korban Serda ‘YI’,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, permasalahan tersebut kini sudah didamaikan bahkan Serda ‘YI’ telah diserahkan oleh Dempom II/Swj kepada kesatuan dinasnya, yakni di Denpom Jaya Jakarta.

“Permasalahan keduanya juga telah damai secara kekeluargaan, apalagi rumah keduanya saling berdekatan, yakni sama-sama di OKU Timur,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Brigadir ‘FO’ oknum anggota polisi di OKU Timur, Senin (10/6/2019) menembak anggota TNI Serda ‘YI’ saat keduanya bertemu di pasar yang berada di kawasan Bandar Jaya Kabupaten OKU Timur. Adapun penyebabnya karena terjadi selisih paham antara keduanya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (11/6/2019) mengatakan, kronologis penembakan tersebut bermula saat Brigadir ‘FO’ dan Serda ‘YI’ bertemu di pasar lalu keduanya saling menatap hingga terjadilah selisih paham.

Baca Juga :   Penyitaan Aset Abu Tours Palembang Masih Tunggu Permintaan Polda Sulsel

“Saat itu keduanya tidak mengenakan baju dinas, keduanya sama-sama memakai seragam preman. Ketika bertemu di pasar tersebut, keduanya saling melotot atau tatap mata hingga terjadi selisih paham. Nah, saat itulah oknum polisi menarik senjata api dan menembakannya hingga mengenai tangan korban yang merupakan anggota TNI,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, usai kejadian anggota TNI yang tangannya terluka tembak dilarikan ke rumah sakit, kemudian oknum polisi yang menembak langsung diamankan.

“Pak Dandim dan Kapolres ikut turun mengamankan, yang kemudian oknum polisi dan anggota TNI yang tangannya terluka tembak dipertemukan secara kekeluargaan hingga keduanya berdamai,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Swj, Kolonel Inf Djohan Darmawan saat itu membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, kejadian itu terjadi karena keduanya selisih paham saja.

“Kalau kondisi anggota TNI sehat-sehat saja, dan korban dinasnya di Pomdam Jaya. Terkait kejadian selisih paham tersebut, kini permasalahannya sudah diselesaikan dengan damai, dan kedua anggota akan diperiksa oleh satuannya masing-masing,” tandas Kapendam. (ded)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jembatan Darurat Penghubung Mesuji Lampung-OKI Dibangun

Jembatan darurat yang dibangun di samping jembatan penghubung Mesuji Lampung – OKI yang amblas, kini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.