Home / Gema Sriwijaya / OPD Harus Paham Pers di Era Digital

OPD Harus Paham Pers di Era Digital

Para wartawan foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang. (foto-fahlevi/koransn)

Empat Lawang, KoranSN

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang, akan menggelar seminar dengan tema “Membangkitkan Dunia Pers di Era Digital”. Rencananya, kegiatan seminar yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pesertanya tersebut, akan digelar pada awal Oktober 2019 mendatang.

“Insya Allah seminar nanti dibuka langsung oleh Bupati Empat Lawang,” ungkap Rodi Hartono, Ketua PWI Empat Lawang, usai audiensi dengan Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, Senin (16/9/2019).

Dikatakan Rodi, seminar dimaksud diselenggarakan, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya OPD, bahwa saat ini merupakan era digitalisasi yang serba canggih dan cepat. Meskipun demikian, tidak mengucilkan peran media cetak yang ada saat ini.

“Saat ini media cetak tetap eksis dengan tampilannya masing-masing, namun harus diakui media online tumbuh kembang dengan pesat,” ujarnya.

Baca Juga :   Optimis Jadikan OKI Kabupaten Terdepan di Sumsel

Oleh karena itu kata Rodi, pemahaman terhadap pers di era digital harus diketahui agar tidak salah langkah dalam membaca dan memahaminya.

“Sebagai narasumber seminar, insyaallah akan disampaikan langsung oleh Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, menyambut positif rencana kegiatan seminar tersebut, dan dikatakanya pada era yang serba digital ini, insan pers mempunyai banyak fungsi di masyarakat. Salah satunya, menangkal berita hoaks dan menyajikan informasi yang benar.

“Pers punya tugas yang mulia di era digital ini, melalui pendidikan dan memberikan informasi, saya berharap media dapat menjadikan rujukan masyarakat untuk mencari informasi yang benar,” harapnya.

“Informasi yang terakses di media sosial maupun online kadang tidak terfilter dengan baik. Tapi saya yakin media sudah terverifikasi oleh Dewan Pers baik secara administrasi dan faktual itu, bisa terus menjadi media online yang kredibel, mendidik masyarakat, beritanya yang disuguhkan kepada masyarakat sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati OKI Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas

Joncik juga menghimbau, masyarakat untuk berpikir bijak dan rasional dalam mengkonsumsi berita dari media, terutama media sosial. Mengingat media sosial kadang tidak ada verifikasi dulu sebelum di share, ternyata berita hoax dan akan berhadapan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Saya menghimbau masyarakat bijak dalam bermedia sosial agar tidak terjerat UU ITE. Mari perangi berita hoax, dan berita hoax itu imbasnya menyesatkan,” ungkapnya.

“Oleh karena itu para OPD sebagai peserta, hendaknya dapat menghadiri dan mengikutinya agar paham tentang pers di era digital ini, Ini kegiatan yang positif dalam memajukan daerah sebab media adalah mitra dalam menyampaika informasi kemasyarakat luas tentunya kegiatan seperti ini akan kita dukung,” pungkasnya. (foy)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemprov Sumsel Segera Bangun GOR di PALI

PALI, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri langsung Opening Ceremony Turnamen Sepakbola …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.