Home / Gema Sriwijaya / Pagaralam Diterjang Angin Puting Beliung

Pagaralam Diterjang Angin Puting Beliung

Bangunan objek wisata di Pagaralam rusak usai dihantam angin puting beliung. (foto-asnadi/koransn.com)

Pagaralam, KoranSN

Bencana puting beliung melanda Kota Pagaralam hingga menyebabkan puluhan pohon kayu roboh dan rumah warga rusak berat. Bukan hanya itu sejumlah papan reklame atau baliho juga mengalami kerusakan.

Rumah warga yang rusak atas kejadian yang terjadi Sabtu sore (27/1/2018) hingga tengah malam tersebut akibat tertimpa oleh pohon besar yang tumbang, hingga membuat atap seng serta ratusan genting rumah warga berhamburan seusai dililit pusaran angin puting beliung.

Selain itu, pohon yang tumbang juga menutupi badan jalan dan menganggu jaringan listrik, tepatnya di Jalan Gunung, Jalan Lintas Pagaralam dan sejumlah daerah lainnya di Pagaralam.

“Saat puting beliung datang, warga masyarakat dilanda panik dan ketakutan,” kata Joko warga setempat.
Dia mengatakan, suaranya bergemuruh dan disusul pohon bertumbangan.

“Aliran listrik mendadak padam, karena sebagian pohon tumbang menimpa tiang dan jaringan kawat listrik,” ungkap dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Herwadi SSos menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana puting beliung atau angin badai tersebut, hanya saja atap rumah dan puluhan pohon tumbang.

Sementara Kapolsek Pagaralam Selatan, Iptu Subra Nurul bersama jajarannya dan personil Koramil setempat tampil bersama masyarakat untuk melakukan kerja bakti gotong-royong membesihkan pohon tumbang.

“Kita melakukan pembersihan untuk menyingkirkan pohon yang bertumbangan, termasuk yang merobohi rumah,” ungkap dia.
Lanjut dia, kerja bakti gotong-royong ini dilakukan dalam upaya darurat sebagai bagian dari usaha pemulihan pasca bencana angin kencang. (asn)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Debat Kendidat Paslon di Empat Lawang di Alihkan Diluar Kabupaten

Empat Lawang, koranSN Guna mengantisipasi terulangnya peristiwa kericuhan yang terjadi saat deklarasi damai di Pulo ...

error: Content is protected !!