Home / Editorial / Pak, Kamar Inap RS Kurang!

Pak, Kamar Inap RS Kurang!

ilustrasi kamar inap penuh
ilustrasi kamar inap RS penuh. foto/net

KALAU mau mendapatkan pelayanan maksimal Rumah Sakit (RS) di Palembang, terutama untuk pasien rawat inap, harus tahan nafas dulu.  Sudah sangat biasa kamar inap justru tak didapatkan. Padahal pasien memang harus mendapatkan pelayanan lebih, sesuai anjuran  dari dokter.

Kondisi ini banyak dialami pasien dan keluarga pasien. Untuk pasien diari kalangan mampu atau berduit, dapat langsung memanfaatkan kamar VIP atau VVIP atau di rumah sakit swasta. Tapi tak semuanya warga punya uang membayar biaya kesehatan yang mahal.

Banyak kenyataan dan pengalaman yang diterima, tak bisa dan tak mungkin menunggu lama-lama di ruang gawat garurat. Banyak pasien terpaksa harus pulang, dengan harapan besok atau lusa ada kamar yang kosong untuk pasien.

Bagaimana mau mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, kalau ruang rawat inap saja harus antre berhari-hari. Bagaimana komitmen pemerintah untuk memberikan kesehatan yang baik dan maksimal bagi rakyatnya.

Baca Juga :   Teh Gunung Dempo Mendunia dan Beri Banyak Manfaat Kesehatan

Kejadian ada pasien yang diduga harus pulang dan tak mendapatkan pelayanan yang baik di salahsatu rumah sakit, adalah puncak akumulasi dari permasalahan selama ini. Karena masalah dan dilema seperti itu sudah lama dan sangat sering terjadi di banyak rumah sakit. Tetapi memang tak terangkat ke permukaan.

Lalu sampai kapan masalah seperti ini akan ada? Intinya kenginan warga di Kota Palembang dan Sumsel kelas menengah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal tampaknya akan terus terkendala.

Ruang inap yang terbatas, sementara jumlah pasien yang memang harus dirawat sangat banyak. Akibatnya pasien yang sakit harus rela antre dan menunggu berhari-hari untuk mendapatkan kamar.

Bahkan di salah ruang gawat darurat rumah sakit di Palembang, antrean pasien yang sangat banyak harus rela pulang ke rumah dan diberikan resep obat. Padahal seharusnya dirawat inap.

Baca Juga :   Apresiasi Untuk Penanganan Korupsi di Polda Sumsel

Pelayanan kesehatan untuk rakyat sangat penting dan utama dan jangan hanya basa basi. Meningkatkan pelayanan saja tanpa menambahi fasilitas, maka akan sia-sia. Ini tanggung jawab pemerintah dan pengelola rumah sakit, karena saat ini kondisinya makin mendesak.

Silahkan Bapak-bapak cek di setiap rumah sakit di Palembang, semua kamar untuk rawat inap harus dipesan jauh hari.

Keluarga pasien harus menghubungi rumah sakit berulang-ulang agar kamar tak diambil orang lain. Hal ini adalah kenyataan yang sangat pahit dan menyakitkan, di tengah  pemerintah yang terus menyatakan pelayanan kesehatan masyarakat nomor satu. Ternyata sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. (Agus Harizal)

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.