Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Pakar: 70 Persen Masyarakat Sadar Kanker Saat Stadium Empat

Pakar onkologi sekaligus Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof DR Aru W Sudoyo saat diwawancarai di RSCM Jakarta. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Pakar onkologi sekaligus Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof DR Aru W Sudoyo mengatakan 70 persen masyarakat di Tanah Air baru menyadari dirinya mengidap kanker stadium tiga dan empat saat dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Jadi, banyak pasien tidak mengetahui tentang kanker sehingga datang sudah terlambat,” kata dia di Jakarta, Selasa.Ia mengatakan YKI telah berupaya memberikan edukasi serta melakukan program deteksi dini kepada masyarakat untuk mengetahui berbagai hal tentang kanker sehingga paham apa yang mesti dilakukan.

“Kami melakukan edukasi, pemeriksaan dan deteksi dini untuk beberapa jenis kanker tertentu terutama payudara,” ujarnya.

Baca Juga :   Kemenkes Upayakan Layanan Kesehatan Jiwa di Seluruh Puskesmas

Kemudian, YKI juga memberikan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat yang memiliki anggota keluarga pengidap kanker. Hal itu berguna terutama saat pasien sudah berada pada titik akhir sehingga keluarganya mengetahui cara perawatan di rumah.

Selain menjalankan program deteksi dini, ia juga menganjurkan masyarakat untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih baik. Hal itu bisa dilakukan dengan menjaga pola makan sehat, berolahraga dan tidak merokok.

“Apalagi saat ini masyarakat disibukkan dengan berbagai aktivitas yang padat serta dimanjakan dengan kendaraan sehingga kurang berolahraga dan bergerak,” ujarnya.

Ia mengatakan sekitar 95 persen faktor risiko kanker bukan karena keturunan, melainkan akibat lingkungan serta gaya hidup yang salah dan sudah menjadi kebiasaan.

“Ditambah lagi polusi udara sekarang yang berbeda dengan 50 tahun lalu. Itu sangat memengaruhi,” kata dia.
Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit merilis bahwa deteksi dini terhadap kanker diperlukan.

Baca Juga :   Mahasiswa UMM Buat Aplikasi Informasi Obat SIPINO

Sebab, jika kanker dapat ditemukan secara dini dengan ukuran masih kecil atau kurang dari satu sentimeter serta ditangani dengan cepat dan tepat, maka ada harapan sembuh hampir 100 persen.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi ke dokter saat menemukan benjolan sekecil apapun karena menunda berarti memberi kesempatan sel kanker berkembang dan mengurangi kesempatan untuk sembuh. (antara/ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkes Khawatir WNI di Kapal Pesiar Terpapar Corona Mutasi Baru

Jakarta, KoranSN Kementerian Kesehatan RI mengkhawatirkan para Warga Negara Indonesia  yang menjadi Anak Buah Kapal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.