Palembang Dominasi, Covid-19 di Sumsel Mencapai 597 kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri.(foto-humas pemprov sumsel)

Palembang, KoranSN

Kasus positif Covid-19 di Sumsel, Selasa (19/5/2020) bertambah 60 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien terbanyak didominasi oleh Kota Palembang. Adapun 60 pasien yang dinyatakan positif virus corona, terdiri dari; 41 warga Palembang, 5 warga Muara Enim, 1 warga Prabumulih, 1 warga OKU Timur, 7 warga Musirawas, 4 warga Lubuklingau dan 1 warga Ogan Ilir.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan, dengan adanya penambahan 60 kasus positif Covid-19 tersebut maka total kasus di Sumsel kini menjadi 597 kasus.

“Tambahan 60 kasus positif Covid-19 tersebut semuanya merupakan terpapar kasus lokal. Dari jumlah tersebut, kasus yang terbanyak yakni Kota Palembang,” katanya.

Masih diungkapkannya, karena jumlah pasien postif Kota Palembang terus bertambah makanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Palembang dipercepat dan akan dimulai pada Rabu 20 Mei 2020.

Baca Juga :   DPD FBBI Sumsel Peduli, APD Hingga Sembako Disalurkan Untuk Tenaga Medis dan Panti Asuhan

“Jadi, Rabu besok (hari ini) PSBB di Kota Palembang dimulai. Namun pemberlakuan PSBB tersebut baru bersifat sosialisasi. Sebab untuk sanksi terhadap warga yang melanggar baru akan efektif pada H+2 Lebaran Idul Fitir,” ujar Yusri.

Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya penambahan kasus positif Covid-19 tersebut dihimbau agar warga tidak panik. Sebab, pasien yang dinyatakan terpapar virus corona tersebut semuanya masih ada hubungan keluarga dengan pasien yang telah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

“Mereka yang hasil pemeriksaan swab positif terpapar virus corona lantaran pernah kontak langsung dengan pasien yang sebelumnya positif Covid-19. Nah, orang-orang yang kontak langsung dan dekat ini merupakan dari lingkungan keluarga,” jelasnya.

Diungkapkannya, dengan terus bertambahnya kasus positif Covid-19 maka pihaknya mengingatkan warga untuk selalu patuh, dan taat dengan aturan pemerintah tentang mencegah penularan, yakni dengan selalu menggunakan masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun atau deterjen.

Baca Juga :   Finda Motivasi Pegawai Pemkot Ikut Tax Amnesti

“Jika semua masyarakat menjalankan aturan pemerintah dengan patuh dan disiplin, seperti selalu menggunakan masker dengan cara yang benar, yakni masker menutup hidung dan mulut, serta menggunakan masker serta jaga jarak saat berada di kawasan pasar, kemudian selalu mencuci tangan dengan sabun atau deterjen maka penularan virus corona dapat segera dihentikan. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina guna mencegah terpaparnya virus ini,” tandas Yusri. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Nambah 56, Covid-19 di Sumsel Naik Jadi 2.475

Palembang, KoranSN Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, Kamis (9/7/2020) mengatakan, kasus Covid-19 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.