Palembang Jadi Market Bagi Bandar Narkoba

Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan saat menunjukkan barang bukti narkotika. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KorenSN

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, Rabu (28/8/2019) mengatakan, Kota Palembang saat ini telah menjadi market (pasar) peredaran Narkoba. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya tertangkap pelaku kasus Narkoba di Palembang.

Menurutnya, seperti tertangkapnya kurir Nakorba yakni tersangka Michael Kosasi alias Miki (26) di parkiran salah satu rumah makan siap saji yang berlokasi di dekat Fly Over Tanjung Api-api arah bandara Palembang, dengan barang bukti 20 Kg dan 18.800 butir ekstasi.

“Belum lagi kasus-kasus Narkoba lainnya yang tersangkanya juga kami tangkap di Kota Palembang. Jadi saat ini Palembang bukan hanya tempat transit bagi para pelaku penyelundupan Nakorba saja namun Palembang sudah menjadi market peredaran Narkoba,” tegasnya.

Baca Juga :   Pemalak Sadis di Simpang Macan Lindungan Palembang Ditangkap

Masih dikatakannya, permasalahan Nakorba di Kota Palembang bukanlah masalah yang biasa namun permasalahan ini merupakan masalah yang serius dan harus segera diatasi secara bersama-sama.

“Mari kita bersama-sama, baik masyarakat dan pemerintah daerah untuk segera mengatasi permasalahan tersebut dengan memerangi dan memberantas Narkoba,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, terkait bahayanya Nakorba kini pihaknya telah memiliki data jumlah pengguna Narkoba di wilayah Sumsel.

“Dimana berdasarkan survei yang dilakukan untuk jumlah pengguna Nakroba di Sumsel cukup banyak, yakni ada 100 ribu orang pengguna. Para pengguna ini terdiri dari pecandu berat, pecandu ringan dan pecandu coba-coba, inilah yang harus segera diatasi,” terangnya.

Baca Juga :   Sabu Tertinggal dan Dipakai di Room Karaoke Hotel Rian Cottage Sukarami Jadi Motif Didi Habisi Nyawa Aan

Lanjutnya, adapun salah satu cara untuk menekan angka pengguna Narkoba tersebut, yakni dengan mendirikan tempat rehabilitasi Narkoba.

“Untuk itulah saat ini kami mengajukan kepada Pemda agar mendirikan tempat rehabilitasi Narkoba di Sumsel. Hal ini dilakukan, karena rehabilitasi sangat perlu dilakukan bagi para pecandu Nakroba,” tandasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

5 Pasangan Mesum Terjaring Razia Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Polsek Kemuning Palembang, Sabtu malam (26/9/2020) melakukan razia yustisi/Gakkum (penegakkan hukum) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.