Pandemi COVID-19, Ritel Fesyen Tawarkan Digitalisasi Kartu Anggota

CEO PT Mega Perintis Tbk, FX Afat Adinata Nursalim. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

PT Mega Perintis, perusahaan ritel yang menaungi merek fesyen Manzone, Minimal dan MOC menawarkan digitalisasi kartu anggota, membership, di tengah lesunya penjualan saat pandemi virus corona (COVID-19).

“Meski hampir sebagian besar toko kami yang ada di mal sudah buka lagi, namun kondisinya memang belum seramai dulu. Berbagai promosi kami berikan kepada para konsumen loyal,” kata CEO PT Mega Perintis Tbk, FX Afat Adinata Nursalim dalam keterangan pers di Jakarta pada Senin.

Digitalisasi kartu anggota bernama Zone Member Digital memiliki sejumlah manfaat bagi konsumen loyal, di antaranya adalah promosi yang ditawarkan mulai dari promo eksklusif, point rewards, birthday treats, exclusive events, digital receipts hingga home delivery service.

“Melalui Zone Member, pelanggan dapat kemudahan dalam berbelanja dan akses atas segala informasi dan promo dari brand-brand kesayangan. Teknologi berbasis insight dari data customer, memudahkan kami untuk berinteraksi dengan konsumen,” kata Afat.

Baca Juga :   Pakar: 70 Persen Masyarakat Sadar Kanker Saat Stadium Empat

Afat berharap Zone Member menjadi salah satu strategi pemasaran yang bisa meningkatkan kepuasan pelanggan. Hal itu bisa dilihat dari perubahan status pelanggan dari reguler menjadi loyal, lalu meningkat menjadi brand advocate yang aktif dalam mempromosikan Manzone, Minimal dan MOC.

“Aplikasi Zone Member dapat diunduh baik pada sistem IOS maupun Android. Zone Member menerapkan omni channel, yaitu menghubungkan saluran secara offline dengan online melalui internet,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Afat juga meluncurkan promo menarik berupa “cashback 100 persen” yang berlaku secara offline maupun online selama 8-17 Agustus 2020. Dan cashback 50 persen selama 18 Agustus hingga 2 September 2020. “Namun, syarat dan ketentuan berlaku,” katanya.

Baca Juga :   Disfungsi Ereksi Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung

Afat mengakui saat pandemi angka penjualan online tak terlalu besar. Karena selama masa pandemi daya beli masyarakat terhadap produk fashion juga menurun. “Beda dengan produk makanan, meski daya beli turun, orang tetap butuh makanan,” ujarnya.

Afat berharap pemerintah mengeluarkan beragam kebijakan yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

“Pemerintah harus agresif, karena ekonomi sedang tertekan. Hanya konsumsi yang bisa menjadi booster,” kata dia.
Meski menggunakan nama asing seperti Manzone, seluruh produk yang PT Mega Perintis merupakan karya anak bangsa. (antara/ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kayu Manis dan Lemon Bisa Jadi Antiseptik Alami

Jakarta, KoranSN Saat ini banyak cara yang dilakukan para orang tua guna mencegah menularnya virus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.