Jumat , Desember 14 2018
Home / Politik dan Pemerintahan / Pangdam dan Kapolda Turun Langsung Padamkan Titik Api

Pangdam dan Kapolda Turun Langsung Padamkan Titik Api

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara turun langsung memadamkan titik api. (foto-humas kodam)

Palembang, KoranSN

Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, beserta Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara dan Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Dansatgas karhutla) Kolonel Iman Budiman, Rabu (10/10/2018) mengadakan patroli udara di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan Banyuasin, untuk melihat langsung titik-titik api (hotspot) yang menyebabkan kabut asap di Kota Palembang, beberapa hari lalu.

Dari hasil pantauan melalui udara tersebut, diketahui terdapat beberapa titik api di wilayah OI. Melihat adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut, membuat Pangdam dan Kapolda turun tangan langsung untuk memadamkan api.

Dua Jenderal ini rela berpanas-panasan turun langsung memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di beberapa titik api di wilayah itu.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan mengungkapkan, dari pantauan masih ada beberapa hotspot yang terjadi di lapangan. Berdasarkan laporan, ada di tiga lokasi, yakni di Desa Ibul Satu dan Desa Lorok Kabupaten OI serta di Kabupaten Musi Banyuasin.

Baca Juga :   Gerindra Minta Kasus OTT Muba Diusut Tuntas

Pangdam mengakui, hotspot pada beberapa hari belakangan ini sudah berkurang signifikan.

“Dibandingkan hari lalu memang meningkat, tetapi sudah bisa diatasi. Selain petugas membantu, kepada masyarakat kita himbau untuk tidak membakar lahan ,” ucapnya.

Diketahui, hari ini lahan yang terbakar luasnya setengah sampai dua hektar, yang merupakan lahan milik masyarakat.

“Anggota kita tetap berada di lapangan terutama di desa-desa rawan kebakaran. Sekitar 260 personil kita sebar di 55 desa yang rawan kebakaran,” terangnya.

“Berdasarkan laporan Dansatgas, dua hari lalu, kita menurunkan 62 personil Kodam II/Swj untuk mengamankan konservasi di daerah Pampangan. Personil sudah cukup tidak perlu lagi menambah personil di lapangan,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, selama tahun 2018 titik-titik api yang terpantau adalah 74 titik api di OKI, 38 titik api di OI, 28 kasus di Muba, 13 titik api di Muara Enim sementara di OKU Induk dan Musi Rawas hanya 1 titik api.

Baca Juga :   2017, Defisit Anggaran Melebar

“Sejauh ini luasan yang ditangani oleh penyidik adalah 1.035 hektar, memang kebakarannya ada yang setengah hektar yang paling besar 225 hektar milik korporasi, Rambang dan di Bayung Lencir, Muba ada 100 hektar,” urainya.

Ia menyampaikan, dari sejumlah Karhutla yang sudah ditangani oleh pihaknya, sebanyak 8 kasus satu korporasi dan 7 perorangan. Ia mengatakan bahwa sebenarnya korporasi ada dua kasus tetapi masih dalam penyelidikan untuk mencari tersangkanya belum penyidikan.

“Sudah ada P 21, malah di OI sudah disidangkan mungkin sudah vonis. Untuk penyidikan Karhutla menjadi kewenangan masing-masing Polres,” tutupnya. (awj/rl)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Dongkrak Harga Karet Rakyat, HD Percepat Bangun Pabrik Ban

Palembang, KoranSN Provinsi Sumatera Selatan memiliki sejumlah potensi destinasi wisata yang layak untuk dikembangkan baik ...

error: Content is protected !!