Sabtu , Januari 19 2019
Home / Kota Musi / Pangdam II/Swj: Prajurit TNI Terlibat Narkoba Tak Ada Tawar Menawar Langsung Dipecat

Pangdam II/Swj: Prajurit TNI Terlibat Narkoba Tak Ada Tawar Menawar Langsung Dipecat

Persatuan Jaksa Indonesia
Usai audiensi Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum foto bersama Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H beserta rombongan. (Foto-Humas Kodam)

Palembang, KoranSN

Dampak dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba saat ini sudah menyentuh seluruh elemen masyarakat, termasuk anggota TNI di dalamnya.

Dalam tahun 2018, di wilayah Kodam II/Swj terjadi 20 kasus penyalahgunaan narkoba, dengan melibatkan 25 orang prajurit dan 19 orang diantaranya sudah dipecat, sedangkan sisanya masih dalam proses hukum.

“Komitmen kami tegak lurus dengan perintah pimpinan TNI, jika terdapat oknum Prajurit TNI yang terlibat narkoba, tidak ada tawar menawar langsung direkomendasikan untuk dipecat,” tegas Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum saat menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H beserta rombongan, Jumat (11/1/2019) di Gedung Gatot Subroto Makodam II/Swj Jalan Jenderal Sudirman KM. 2,5 Palembang.

Baca Juga :   Hafal 30 Juz Diprioritaskan Masuk Unsri

Pada kesempatan tersebut Pangdam juga menjelaskan, bahwa Narkoba merupakan salah satu ancaman utama bagi kelangsungan negara dan menjadi extraordinary crime (kejahatan luar biasa) yang dampaknya sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan hilangnya suatu generasi atau loss generation.

“Dalam rangka pencegahan peredaran Narkoba di kalangan Prajurit dan PNS TNI, satuan jajaran Kodam II/Swj melaksanakan kegiatan P4GN secara berkala per-triwulan, disamping itu juga melaksanakan Sidak dan kerja sama dengan BNN di tiap Provinsi”, ungkapnya.

Sementara itu, hal senada disampaikan Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H, bahwa dalam rangka memberantas dan mencegah peredaran Narkoba, BNN terus melaksanakan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan program Desa Bersih Narkoba.

Baca Juga :   Kasus OTT Banyuasin, Barisan Masyarakat-Mahasiswa Banyuasin Datangi PN Tipikor Palembang.

Pendekatan tiga pilar di tingkat desa/kelurahan seperti Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa sebagai aparatur terbawah perwakilan pemerintah dilibatkan dalam mendukung upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan masing-masing.

Dia juga menjelaskan, sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di lingkungan masyarakat, tiap-tiap daerah di Kab/kota akan membuat pilot project Desa/Kelurahan Bersih Narkoba. Untuk kegiatan tersebut pihaknya akan memaksimalkan peran Babinsa, Babinkamtibas, serta unsur pemerintah yaitu Kades/Lurah untuk mengajak warga agar bisa memerangi peredaran narkotika.

Dalam audiensi tersebut Pangdam II/Swj didampingi Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han) beserta beberapa Asisten Kasdam II/Swj. Sementara Kepala BNN RI didampingi oleh Deputy Dayamas BNN RI Irjen Pol Dunan, Irwil I Irtama BNN RI Brigjen Pol Alamsyah dan Kepala BNNP Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Jhon Turman Panjaitan beserta Staf BNN Sumsel. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Jakabaring Akan Dijadikan Pusat Pengembangan Kota Palembang

Palembang, KoranSN Kawasan Jakabaring kedepan akan menjadi wilayah yang paling memungkinkan sebagai pusat pengembangan Kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.