Home / Gema Sriwijaya / Pasar Lahat Mencekam, Dua Kubu Pengelola PTM Square Saling Serang

Pasar Lahat Mencekam, Dua Kubu Pengelola PTM Square Saling Serang

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
04
Tampak kedua kubu saling serang

Lahat, SN
Perebutan kekuasaan pengelolaan menejemen Pasar Terpadu Mandiri (PTM) Square Pasar Lama Lahat, yang sempat mencekam beberapa waktu lalu kembali mencuat. Setelah kedua kelompok PT Bima Putra Abadi Citra Nusa yang dipimpin oleh Hery Yasam dan CV Citra Bersama dibawa komando Ahmad Sarnubi ini sempat bentrok dan baku hantam, Kamis (9/7).

Pantauan koran ini dilapangan, awalnya sejak pukul 06.00 WIB  pagi hingga pukul 08.00 WIB pagi suasana pasar tersebut masih terlihat kondusif. Namun selang 30 menit datang kawanan dari kelompok Hery Yasam menemui kelompok Ahmad Sarnubi yang tengah berjaga diportal pintu masuk PTM, yang kemudian memaksa kelompok Ahmad Sarnubi untuk segera meninggalkan lahan tagih parkir tersebut.

Tiba tiba muncul sejumlah senjata jenis kayu dan martil ditangan kedua kubu yang tengah bentrok. Baku hantam tak terelakkan hingga menciderai beberapa orang dari kedua kelompok. Kondisi ini sontak membuat jalan simpang PTM macet total dan susana pasar juga menjadi ricuh. Para pedagang lebih memilih mengamankan barang dagangan dan menutup kiosnya.

Kondisi memanas ini berhasil diredam setelah petugas kepolisian Sekta Lahat datang melerai dengan beberapa tembakan ke udara. Dari tangan kedua kelompok, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa puluhan potong kayu dan martil serta 2 sajam jenis pisau.

Kedua kelompok pun satu persatu dipaksa petugas membubarkan diri menuju kantor mereka yang bersebelahan tersebut. Sehingga pintu masuk PTM disterilkan untuk semetara.

Kondisi terakhir dilapangan, hingga berita ini ditulis massa kedua kelompok masih tampak berjaga jaga diluar gerbang dan kantor kedua perusahaan tersebut. Sejumlah petugas kepolisian dan TNI  juga masih nampak tetap siaga.

Diberitakan sebelumnya. Kuasa pengelolaan PTM Squer mulanya ditangani oleh Bahar dan  Wirawan Jatmiko secara bersama sama. Namun setelah timbul sebuah persoalan, maka Wirawan Sujatmiko memberikan kuasa kepada Ahmad Sarnubi untuk mengelola PTM melalui menejemen yang baru.

Belum lama berjalan, Baharpun melimpahkan kuasanya kepada Hery Yasam. Bermodalkan surat notaris kuasa tersebutlah kedua kubu sama-sama mempertahankan haknya sebagai penguasa pengelola PtM tersebut.

”Seingat saya pak Sujatmiko dan pertama kali membeli lahan pasar ini seharga 75 juta. Makanya saya berani menerima kuasa untuk mengelolanya”, tegas Ahmad Sarnubi, kemarin.

Sementara itu, Tubagus M Sukli selaku wakil dari Ahmad Sarnubi menambahkan bahwa, pihaknya melakukan aktivitas di PTM tersebut sesuai dengan amanat kuasa yang diberikan oleh Sujatmiko selaku pemberi kuasa.

”Yang jelas penghentian aktivitas kerja kami selama ini terhenti, itu sangat mengganggu perekonomian keluarga kami. Kalau mata pencahrian kami dihentikan, mau makan apa anak istri kami”, jelas dia.

Kapolres Lahat AKBP Wira Satya Triputra, SIK, melalui Kapolsekta AKP Syaipullah menegaskan, bahwa pihaknya akan tetap berjaga jaga dilokasi PTM hingga kondisi dilapangan benar benar kondusif.

”Maunya kita untuk sementara PTM distrerilkan dulu, dan diambil alih oleh Pemda. Agar kedua pihak tidak ada yang merasa dirugikan,” tandas Saipullah. (fiz)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Ferdin Ferdin

Ferdin Ferdin
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Penyelundupan Paket Ganja ke Bali di Bandara SMB II Digagalkan

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian bersama petugas Avsec (Aviation Security) Bandara SMB II Palembang, Jumat (17/8) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!