Home / Gema Sriwijaya / Pasca Baku Tembak, Kondisi Desa Persiapan Simpang Babat Kondusif

Pasca Baku Tembak, Kondisi Desa Persiapan Simpang Babat Kondusif

Rumah pelaku yang mendapat batas police line. (foto/Anasrul)
Rumah pelaku yang mendapat batas police line. (foto/Anasrul)

PALI, KoranSN

Pasca kejadian baku tembak antara jajaran kepolisian Sektor Penukal Abab dan bandar Narkoba yang berada di Desa Persiapan Simpang Babat Kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (13/4/2016) malam, kondisi di desa tersebut sore ini berlangsung kondusif.

Dikatakan Kepala Desa Persiapan Simpang Babat, Bito Herman ketika dihubungi SN mengaku kondisi sosial masyarakat di wilayah kembali seperti biasa.

“Ya, pas kejadian baku tembak semalam. Di Desa lagi ada hajatan. Jadi kami tidak terlalu mendengar ada baku tembak. Kami mengetahui kejadian tersebut setelah Kapolsek Penukal Abab, Akp Indorwono diantar ke Puskesmas yang berada di Desa Babat untuk mendapatkan perawatan medis akibat ditembak pelaku yang diduga bandar narkoba,” jelas Bito Herman, Kamis (14/4/2016).

Baca Juga :   20 Hari, Macan Komering OKI Terkam 32 Bandit

Bito Herman mengakui, jika Anton (pelaku) merupakan warganya.

“Anton memang warga kami Desa Persiapan Simpang Babat. Tapi, kami tidak terlalu dekat sama dia (Anton, red). Jadi kami tidak bisa menceritakan tentang dia,” tambah pria yang kerap dipanggil Herman ini.

Setelah mengtahui adanya baku tembak, warga Desa Persiapan Simpang Babat tidak berani melihat kesana.

“Pas Kapolsek dibawa ke puskesmas, banyak anggota Polisi datang kesini. Kami langsung masuk rumah, karena takut ada peluru nyasar ketika insiden berlangsung,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Penukal Abab, Akp Indrowono dan jajarannya menggrebek rumah milik Anton, yang diduga bandar narkoba. Saat penggrebekan, ternyata di rumah pelaku ada banyak orang. Dan pada saat itulah terjadi insiden baku tembak.

Baca Juga :   Ribuan Ikan Sapu Jagad di Sungai Kelekar Prabumulih Mati

Saat baku tembak itulah, sebutir peluru yang meletus dari arah dalam rumah ternyata nyerempet betis kanan AKP Indrowono SH, hingga membuatnya harus dilarikan ke Puskesmas Simpang Babat, Desa Babat, untuk mendapatkan perawatan dengan dilakukan penjahitan sebanyak 12 jahitan, lantaran peluru tersebut membuat kulit betis kananya mengalami robek.

Dalam baku tembak tersebut, selain Kapolsek Penukal Abab yang tertembak, juga dua pelaku mengalami hal yang sama yaitu mengalami luka tembak di bagian kaki.

“Aku hanya mendengar bunyi tembakan berulang-ulang dari arah rumah Anton sekitar pukul 11 malam sampai pagi,aku tidak melihat jelas pak kejadian tersebut karena takut,” ujar sumber SN yang tidak ingin ditulis namanya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Oknum PNS di Musirawas Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Lahan

Musirawas, KoranSN Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Musirawas, Sirtani (54) ditetapkan sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.