Home / Ekonomi / Pasokan BBM Ditambah 20 %

Pasokan BBM Ditambah 20 %

GM MOR II Sumbagsel Erwin Sumbagsel dan jajaranya saat jumpa pers tentang kesiapan pasokan BBM dan LPG jelang Ramadhan dan Idul Fitri. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bakal menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 20 % dibanding kondisi normal. Hal tersebut dikatakan General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto saat press conference kesiapan Pertamina menyambut Ramadhan dan Idulfitri 1439 H, di Resto Bukit Golf, Rabu (16/5/2018).

Dikatakannya, penambahan dilakukan berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya dan analisa tren konsumsi. Pihaknya sudah melakukan pemetaan dan prediksi kebutuhan energi masyarakat. Untuk konsumsi BBM jenis gasoline seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite dan Premium diprediksi terjadi peningkatan hingga 19% dari konsumsi normal. Diperkirakan peningkatan konsumsi Pertamax Turbo mencapai 38%, Pertamax 35%, Pertalite 19% dan Premium mencapai 15%.

Untuk konsumsi premium pada konsumsi normal dijelaskannya, sebanyak 2.724 kilo liter per hari menjadi 3.133 KL per hari. Konsumsi pertalite semula 3.763 KL per hari menjadi 4.461 KL per hari. Pertamax dari semula 881 KL per hari menjadi 1.118 KL per hari. Ia memastikan ketahanan stok BBM di Sumbagsel masih kuat dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan data perusahaan per 9 Mei 2018, stok premium mencapai 30.112 KL yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 5,7 hari ke depan. Stok pertalite mencapai 8.962 KL cukup untuk 2,6 per hari dan pertamax mencapai 24.090 KL cukup hingga 9,6 hari.

“Untuk memantau peningkatan dan kebutuhan energi selama puasa dan lebaran, kami juga akan menyiapkan Tim Satuan Penugasan (Satgas) sejak H-15 hingga H+15 lebaran demi kenyamanan masyarakat,”ujar Erwin.

Pertamina dikatakannya, juga menyediakan SPBU kantong yakni mobil tangki khusus yang bisa standby di SPBU untuk mengirimkan suplai ke SPBU lain terdekat jika kekurangan pasokan. Di Sumbagsel sebagian perbukitan, ada pula yang rawan longsor dan macet. SPBU kantong memudahkan penyaluran BBM ke SPBU yang membutuhkan segera. Di setiap TBBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tanki (MT) untuk melayani masyarakat diluar penyaluran normal.

Pertamina MOR II Sumbagsel dikatakannya, juga akan menempatkan 5 Kiosk Pertamax di Jalur Tol dan Pelabuhan Bakauheni, Dex kemasan di Jalur Lintas utama, 25 motoris kemasan, Mobil Tanki Dispenser, Kantong BBM (Mobile Storage) dan SPBU Buffer Stock.

Sementara untuk LPG dijelaskannya, diprediksi peningkatan konsumsi LPG 3 Kg diperkirakan mencapai 11 %. Elpiji 12 Kg direncana penyaluran pada bulan Juni diperkirakan menurunsebanyak 5 % dibandingkan penyaluran Bulan Mei yang diakibatkan oleh libur lebaran. Pertamina tetap menyiapkan rencana penyaluran Elpiji 12 Kg sebanyak 3.526 Metrik Ton serta varian Bright Gas 5.5 Kg sebanyak 347 MT dan Bright Gas 12Kg 721 MT untuk periode H-15 dan H+15.

“Untuk Sumsel penyaluran varian LPG 3 Kg di Bulan Juni diperkirakan meningkat sekitar 5.85 % dan untuk penyaluran Elpiji 12 Kg berkurang sekitar 4.9% jika dibandingkan dengan penyaluran Bulan Mei.
“Peningkatan konsumsi LPG biasanya terjadi di dekat Hari Raya Idul Fitri. Karenanya kami sudah akan meningkatkan penyaluran LPG berbagai varian untuk Bulan Juni sebagai antisipasi meningkatnya konsumsi masyarakat,”imbuh Erwin. (ima)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pempek Cek Yati Raih Berkah di Bulan Ramadhan

Palembang, KoranSN Ramadhan memang membawa berkah bagi pedagang pempek, seperti yang dialami oleh Cek Yati. ...

error: Content is protected !!