PBAS Lanjutkan Pekerjaan Jargas Kota di PALI

Kantor PBAS. (Foto-Anas/KoranSN)

PALI, KoranSN

Setelah sebelumnya sempat dihentikan, akhirnya proyek penggalian Jaringan Gas (Jargas) dalam Kota Pendopo Kabupaten PALI, program kerjasama dengan Kementerian ESDM Republik Indonesia dengan Pemkab PALI kembali dilanjutkan.

Kali ini, pelaksananya dari PT Patra Badak Arung Solusi (PBAS) yang merupakan anak perusahaan Pertamina.

“Kami hanya melanjutkan pengerjaan galian line pipa jargas kemarin, yang sebelumnya dilaksanakan oleh PT Puncak Mas Utama (PMU) pada tahun 2017 lalu,” ungkap Subiro, Humas PT PBAS saat ditemui koranSN belum lama ini.

Untuk waktu pelaksanaan, dia tidak mengetahui pasti kapan berakhirnya, namun apabila dari waktu yang ditentukan belum selesai, bisa ada penambahan waktu. “Artinya, kami akan menyelesaikan pekerjaan yang oleh pelaksana sebelumnya belum selesai, karena ketika waktu yang ditentukan belum selesai, pasti akan ada penambahan waktu pengerjaan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Warga Desa Tegal Reo Belajar Wirausaha Sablon

Terkait apa saja yang dilakukan oleh PBAS, Subiro mengatakan bahwa pihaknya tentunya akan menyambung dari apa yang telah dilakukan oleh PT PMU. “Seperti penyambungan pipa-pipa, menyambung line pipa ke rumah warga, serta masih ada beberapa ratus meter penggalian line pipa jargas dan pemasangan meteran ke kompor warga,” imbuhnya.

Dia berharap proses pengerjaan jargas segera selesai, dan warga di Kecamatan Talang Ubi bisa menikmati sambungan jargas. “Untuk penambahan kuota, belum ada penambahan titik yang baru. Karena prinsipnya kami hanya melanjutkan pekerjaan yang mana itu merupakan anggaran tahun 2017. Jadi kita belum bisa ada penambahan titik. Yang lama aja belum selesai, bagaimana mau nambah titik yang baru,” tutupnya.

Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI sudah sangat menunggu untuk menikmati jargas kota.

Baca Juga :   Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Lahat Peringati Hari Pancasila

“Sejauh ini kami hanya pakai tabung gas ukuran 3 kg, karena tabung gas 12 kg tidak punya duit. Nah, permasalahan tabung gas melon, sering terjadi langka. Untuk itu, ketika jargas sudah bisa dinikmati, maka kami para warga Pendopo tentu tidak lagi mengkhawatirkan kelangkaan tabung gas,” ungkap Rini (37) ibu rumah tangga asal kelurahan Talang Ubi Timur, kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Herman Deru Disambut Ribuan Muslimat NU

OKUT, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri pengajian akbar Muslimat NU di …