Kamis , Februari 21 2019
Home / Lacak / Pecatan Polair Jadi Pengedar Sabu Beromset Puluhan Juta Rupiah

Pecatan Polair Jadi Pengedar Sabu Beromset Puluhan Juta Rupiah

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman saat menginterogasi tersangka Amirullah. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Amirullah (30), pecatan anggota Polair di OKI ditangkap Polda Sumsel lantaran menjadi pengedar narkoba jenis sabu jaringan Jambi. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti dua paket sabu siap edar seberat 195,95 gram.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Banyuasin ini ditangkap, Senin (8/10/2018) di Jalan Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin. Dari penggeledahan yang dilakukan terhadap tersangka ditemukan barang bukti paket sabu hingga tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan proses hukum.

Saat dihadirkan dalam gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel, Rabu (10/10/2018) tersangka Amirullah tertunduk lesu mengakui jika barang bukti narkoba yang diamankan polisi dari tangannya didapatkan dari seorang bandar di Jambi.

“Saya memang pecatan anggota Polair di OKI dengan pangkat terakhir Briptu. Tahun 2016 lalu saya dipecat dari anggota polisi karena tidak pernah masuk dinas. Sedangkan untuk sabu tersebut saya dapatkan dari Jambi yang rencananya hendak saya jualkan kepada ‘AG’ (DPO) di Kertapati Palembang,” katanya.

Baca Juga :   8 Tersangka Kasus Narkoba Terjaring Razia Pengamanan Asian Games

Masih dikatakan tersangka, jika dirinya baru satu tahun belakangan ini menjadi pengedar sabu. Adapun modus yang dilakukannya dalam menjual sabu yakni menjual sabu dari teman ke teman.

“Saya hanya jual kepada teman yang dikenal saja. Sebelum menjadi pengedar, lebih dulu saya menjadi pengguna sabu selama 1,5 tahun,” ungkap tersangka.

Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman mengatakan, dengan tertangkapnya tersangka Amirullah menjadi bukti jika siapa saja bisa menjadi korban dari narkoba.

“Baik itu pecatan polisi, masyarakat umum bahkan anggota Polri aktif juga dapat menjadi korban narkoba. Dari itulah kami mengajak semua pihak untuk menjauhi dan memerangi narkoba,” ungkapnya.

Menurutnya, tersangka Amirullah merupakan pecatan anggota Polair di OKI tahun 2016 yang kini menjadi pengedar narkoba.

Baca Juga :   Delapan Napi Rutan Pakjo dan Merah Mata Positif Narkoba

“Bahkan dari hasil penyelidikan yang kami lakukan diketahui jika dari menjual sabu tersebut tersangka dapat meraup omset mencapai puluhan juta,” katanya.

Masih diungkapkan Farman, tersangka Amirullah yang merupakan pengedar sabu jaringan Jambi tersebut ditangkap pihaknya setelah polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penyergapan dan penangkapan saat tersangka sedang membawa narkoba jenis sabu yang hendak diedarkan.

“Kini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumsel untuk dilakukan proses hukum dan pengembangan kasusnya,” tegasnya.

Lebih jauh Farman mengatakan, dalam penegakan hukum memberantas narkoba di Sumsel pihaknya tidak akan pandang bulu menindak setiap pelaku narkoba.

“Jadi siapapun yang terbukti menjadi pengedar, bandar dan memiliki narkoba akan kami tindak. Bahkan jika ada anggota Polri yang terbukti terlibat jaringan pengedar narkoba jelas kami sikat,” tandas Farman. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bocah 10 Tahun di OKI Tewas Terpanggang

Kayuagung, KoranSN Kebakaran rumah akibat korsleting listrik kembali terjadi. Kali ini menimpa rumah milik Sumardi ...