Home / Headline / Pelaku Pembakar Lahan di Sumsel Terancam 5 Tahun Penjara

Pelaku Pembakar Lahan di Sumsel Terancam 5 Tahun Penjara

Petugas BPBD saat memadamkan api di lahan terbakar. (Foto-BPBD Sumsel)

Palembang, KoranSN

Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumsel, Sila Pulungan SH MH, Senin (4/11/2019) menegaskan, para pelaku yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) terancam hukuman pidana 5 tahun penjara.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan para pelakunya dijerat dengan Undang-Undang Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Undang-Undang Kehutanan.

“Untuk itu para pelaku yang terbukti melakukan pembakaran lahan terancam hukuman pidana 5 tahun penjara,” tegas Aspidum.

Masih dikatakannya, dalam kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumsel, sejauh ini pihaknya telah menerima 12 berkas perkara tersangka dari pihak kepolisian Polda Sumsel dan jajaran. Dari jumlah tersebut, ada 1 berkas perkara tersangka dari korporasi yakni PT BHL.

Baca Juga :   Mobil Hantam Ruko, Pengemudi dan Sopir Kabur

“Sedangkan untuk 11 berkas perkara lainnya merupakan tersangka perorangan yang berkasnya telah diserahkan Polres-Polres dijajaran Polda Sumsel kepada Kejari dijajaran Kejati Sumsel,” katanya.

Dirincikannya, adapun 11 berkas perkara kasus Karhutla yang dilimpahkan pihak kepolisian ke Kejari dijajaran Kejati Sumsel terdiri dari; untuk Kejari Ogan Ilir ada 1 berkas perkara Karhutla dengan tersangka perorangan yang kini berkasnya P19 (tidak lengkap) dan sedang dilengkapi oleh penyidik kepolisian.

“Kemudian di Kejari Pangkalan Balai Banyuasin ada 4 berkas perkara yang sudah tahap satu, dan kini semua berkasnya masih dalam penelitian jaksa. Lalu di Kejari OKI ada 4 berkas perkara tersangka Karhutla, yang kini berkasnya sudah P21 (lengkap) dan sudah dilakukan tahap dua yakni penyerahan barang bukti dan tersangka. Sehingga untuk di OKI, para tersangka kasus Karhutla dalam waktu dekat akan disidangkan di pengadilan,” paparnya.

Baca Juga :   Jadi Penjual Sabu IRT di Radial Ditangkap

Lebih jauh dikatakannya, sedangkan untuk kasus Karhutla di OKU Selatan saat ini ada 1 berkas perkara yang sudah dilakukan tahap satu dari kepolisian ke kejaksaan yang ada di sana.

“Namun setelah dilakukan penelitian berkas perkara tersebut belum lengkap, hingga berkas masih dilengkapi oleh penyidik. Sementara untuk di Lubuklinggau, terdapat 2 berkas perkara tersangka Karhutla yang kini semua berkasnya sudah P21, sehingga dalam waktu dekat para tersangkannya akan disidangkan di pengadilan,” terangnya.

Selain telah ada 12 berkas perkara yang diterima kejaksaan dari pihak kepolisian, lanjut Aspidum, saat ini pihaknya juga telah menerima 18
Surat Pemberitahuan Dilakukan Penyidikan (SPDP) tersangka perorangan kasus Karhutla dari pihak kepolisian.

“Akan tetapi 18 SPDP tersebut belum kami terima berkas perkaranya lantaran masih dilakukan pemberkasan oleh pihak kepolisian,” ujarnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Posting Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Forum Persatuan Pecinta Habib dan Ulama Kota Palembang, Jumat (15/11/2019) melaporkan ‘DS’, warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.