Home / Gema Sriwijaya / Pelantikan 6 CPNS OKI Tertunda

Pelantikan 6 CPNS OKI Tertunda

Sekretaris BKD OKI
Kayuagung, SN

Enam orang CPNS OKI dari jalur umum yang lulus mengikuti seleksi tahun 2014 hingga kini belum dilantik meskipun rekan-rekan seangkatan mereka telah dilantik. Penyebabnya, surat keputusan (SK) pengangkatan belum dikeluarkan BKN pusat.

Kepala BKD OKI Drs H Imam Sahuri MPd diwakili Ibnu Hajjar selaku Sekretaris BKD OKI kemarin membenarkan hal ini. Namun pihaknya sedang berupaya agar pelantikan bisa dilakukan secepatnya dan bagi CPNS yang belum dilantik dihimbau bersabar.

Dijelaskan Ibnu Hajjar, penyebab belum keluarnya SK pengangkatan para CPNS tersebut lantaran terjadi permasalahan pada berkas kelengkapan. Permasalahan itu terjadi pada ijazah CPNS yang belum dilantik. Saat lulus sekolah, status sekolah tersebut masih swasta yang menginduk di sekolah negeri.

Baca Juga :   1.404 Karung Beras Dibagikan di Noman Baru

“Saat mereka sudah bekerja sebagai tenaga honorer tahun 2007, sekolah tersebut naik tingkat menjadi sekolah negeri, sehingga pihak BKN bingung dengan ijazah yang tidak sesuai tersebut,”terangnya sembari mengatakan BKD OKI akan berupaya keras agar para CPNS tersebut bisa segera dilantik.

“Sekarang ini sedang kami upayakan untuk segera diselesaikan di BKN pusat. Kami berharap juga pihak BKN tidak terlalu mempersulit permasalahan ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Depit selaku juru bicara Fraksi Hanura DPRD OKI mengatakan, BKD OKI harus bekerja keras agar 6 orang CPNS tersebut bisa dilantik. Pelantikan tertunda bukan permasalahan besar, asalkan nantinya tetap bisa dilantik. “Kasihan dengan kerja keras CPNS yang lulus itu,” ujarnya. (iso)

Baca Juga :   Pancasila Sebagai Momentum Dasar Bernegara dan Berbangsa

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Berbagai Lomba Keagamaan Warnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Muratara

Muratara, KoranSN Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 Hijriah, Pemerintah Desa (Pemdes) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.