Home / Seputar Polresta / Pemasok 23 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Malaysia ke Sumsel Ditangkap

Pemasok 23 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Malaysia ke Sumsel Ditangkap

Petugas BNNP Sumsel menujukkan barang bukti Narkoba. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel berhasil menangkap pemasok Narkoba jenis sabu sebanyak 23 Kg dan 7.741 butir ekstasi asal Malaysia yang diselundupkan ke Sumsel. Tersangka tersebut, yakni Usama alias Saka (35), warga Tembilahan Riau.

Demikian dikatatakan Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan saat menggelar ungkap kasus di Kantor BNNP Sumsel, Senin (12/8/2019).

Menurut Jhon, ditangkapnya tersangka Usamah berawal dari pihaknya menangkap tersangka Yuswadi (41), warga

Desa Lam Ara Cut RT 00 RW 00 Keluarahan Lam Ara Cut Kecamatan Kuat Malaka Aceh, dan tersangka Andi Eka Putra alias Togar (35), warga Jalan Amin Aini Kelurahan Lego Baturaja belum lama ini. Dimana kedua tersangka ini ditangkap di lokasi berbeda.

“Pertama yang ditangkap yakni tersangka Yuswadi di salah satu terminal bus luar kota di kawasan KM 7 Palembang. Setelah itu barulah ditangkap tersangka Andi Eka Putra. Dari penangkapan kedua tersangka ini saat itu diamankan barang bukti satu paket Narkoba. Kemudian kami lakukan pengembangan dengan menggeledah rumah korntrakan tersangka Andi Eka Putra di Ogan Ilir. Hasil dari penggeledahan, kami menemukan banyak barang bukti Narkoba berupa sabu dan ekstasi yang diletakan tersangka di gudang rumah kontrakan tersebut. Adapun total barang bukti yang kami sita yakni 23 Kg sabu dan 7.741 butir ekstasi,” paparnya.

Baca Juga :   Terlibat Kasus Bawa Kabur Motor, Warga Lebung Gajah Sako Diringkus

Masih dikatakan Jhon, usai menangkap tersangka Yuswadi dan Andi Eka Putra, lalu pihaknya melakukan pengembangan ke Riau.

“Dari pengembangan inilah kami menangkap tersangka Usamah di Tembilahan Riau. Dimana peran pelaku Usamah dalam jeringan ini yakni pengendali dan juga pemasok semua Narkoba tersebut. Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, diketahui jika semua Narkoba tersebut berasal dari Malaysia,” ungkapnya.

Dilanjutkan Jhon, dengan tertangkapnya ketiga tersangka tersebut maka saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap satu pelaku lagi berinisial ‘M’ yang belum tertangkap.

“Jadi, kami masih lakukan pengembangan untuk menangkap ‘M’ yang diduga kuat bandar dari semua Narkoba tersebut,” terangnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya terungkap jika untuk semua sabu dan ekstasi tersebut akan diedarkan para tersangka ke sejumlah wilayah di Sumsel termasuk ke Lampung.

“Komplotan ini sindikat internasional, karena awalnya Narkoba itu berasal dari Malaysia kemudian dikirim ke Riau. Setelah itu oleh tersangka Usama, Narkoba itu dikirimkan kepada tersangka Andi Eka Putra di Palembang. Lalu tersangka Andi Eka Putra menyimpan semua Narkoba tersebut di rumah kontrakannya di Ogan Ilir yang selanjutnya akan diedarkan,” paparnya.

Diungkapkan Jhon, kini ketiga tersangka telah diamankan di BNNP Sumsel, dan dalam kasus ini ketiga tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga :   Usai Bunuh & Mutilasi Fera, Prada Deri Pramana Sempat Hendak Sewa Speedboat ke Karang Agung

“Sedangkan untuk ancaman pidanannya, yakni penjara seumur hidup atau hukuman mati,” tegasnya.

Sementara tersangka Andi Eka Putra mengatakan, jika dirinya hanya menjalankan perintah dari tersangka Usama alias Saka. Hal tersebut dilakukannya lantaran dirinya tergiur dengan upah yang diterimanya.

“Sabu dan ektasi tersebut saya terima perpaket, dimana setiap satu paketnya saya dapat upah Rp 5 juta dari Usama. Dan untuk setiap paket yang diterima, selalu saya simpan di gudang rumah kontrakan yang saya sewa di Ogan Ilir. Hal ini saya lakukan, sebab belum ada perintah dari Usama barang tersebut (Narkoba) mau dikirimkan kemana. Jadi, semuanya saya kumpuli dulu di gudang,” tutup tersangka.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, Jumat (9/8/2019) mengatakan, jika pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu sebanyak 23 Kg dan 7000 lebih butir ekstasi asal Malaysia yang akan diedarkan di Sumsel.

Dari pengungkapan kasus tersebut diamankan tersangka Yuswadi (41) dan tersangka Andi Eka Putra alias Togar (35).

Menurutnya, semua sabu dan ekstasi tersebut akan diedarkan para tersangkanya di wilayah Sumsel.

“Jadi, semua Narkoba ini akan diedarkan di sejumlah daerah di Sumsel. Nah, untuk para tersangka yang kami tangkap merupakan jaringan pengedar internasional, yakni Malaysia-Riau-Sumsel,” ungkapnya saat itu. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Prada Deri Pramana Dituntut Penjara Seumur Hidup, Keluarga Fera: Kami Minta Dihukum Mati

Palembang, KoranSN Keluarga Fera Oktaria (21), korban yang dibunuh dan dimutilasi terdakwa Prada Deri Pramana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.