Home / Kota Musi / Pembahasan BOT Pasar 16 Ilir Tertunda

Pembahasan BOT Pasar 16 Ilir Tertunda

pasar16 -(Foto-Ferdinand Deffryansyah/koransn)
Pasar 16 Ilir Palembang. (Foto-Ferdinand Deffryansyah/koransn)

Palembang, KoranSN

Pembahasan Build, Operate and Transfer (BOT) untuk pengelolaan Pasar 16 Ilir belum juga menghasilkan kesepakatan. Pasalnya, PT Gandha Tahta Prima (GTP) yang saling klaim dengan PD Pasar Palembang Jaya sebagai pihak pengelola pasar 16 ilir yang sah, tidak hadir dalam pembahasan tersebut, Senin (18/4/2016).

Alhasil, pembahasan yang di agendakan di rumah dinas Walikota Palembang yang juga mengundang pihak Universitas Sriwijaya (Unsri) sebagai pihak yang dimintai masukan tentang kajian hukum perihal BOT tersebut, tertunda.

Terkait hal ini, Walikota Palembang Harnojoyo mengungkapkan pihaknya sudah memanggil kedua belah pihak (PT GTP dan PD Pasar) untuk membahas hal ini bersama-sama.

Baca Juga :   PT SB Kurban 29 Ekor Sapi

“Ini akan tuntas, apabila kedua belah pihak memang benar-benar bertemu, jadi kita temukan dulu. Saya harap baik itu PD Pasar dan PT GTP silahkan berkoordinasi dengan baik dalam pengelolaan Pasar 16 Ilir ini,” ujarnya.

Lanjut Harno, pihaknya telah merencanakan untuk mengadakan pertemuan lanjutan agar hal tersebut bisa dibahas bersama-sama dan segera menghasilkan kesepakatan pengelolaan pasar 16 tersebut.

“Kalau sudah ada hasilnya nanti, maka akan kita paparkan lagi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang,” katanya.

Baca Juga :   Ishak Mekki: Banyak Manfaat dari Safari Jumat, Itu Jadi Catatan Saya

Asisten II Kota Palembang, Hardayani menambahkan, belum ditemukannya kesepakatan di karenakan masih ada beberapa hal yang belum dilaksanakan. Jadi, setelah ini harus ada musyawarah dan mufakat.

“Kalau sudah ada kan baru bisa menjalankan sistem BOT dengan sesuai,” katanya singkat.

Seperti yang diketahui, kisruh pengelolaan Pasar 16 Ilir tersebut sudah lama berlangsung dan kini terus berlanjut. Pasalnya, antara kedua pihak, yakni PD Pasar dan PT GTP sama-sama mengklaim pengelola pasar yang menjadi salah satu ikon Kota Palembang tersebut. (tya)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Cegah Kebakaran Lahan, Babinsa Kodim Palembang Tingkatkan Patroli dan Sosialisasi

Palembang, KoranSN Guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan yang rawan kebakaran, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.