Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Politik dan Pemerintahan / Pembahasan KUA-PPAS APBD Sumsel 2020 Ditunda

Pembahasan KUA-PPAS APBD Sumsel 2020 Ditunda

HM Giri Ramanda N Kiemas. (Foto-Dok/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Sumsel 2020 di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel yang berlangsung Sabtu (30/11/2019) ditunda hingga Senin (2/12/2019).

Penundaan rapat dikarenakan, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekda Sumsel Nasrun Umar dan Sekretaris TAPD Muklis, mengalami sakit berdasarkan surat keterangan dari RSUD Siti Fatimah atas nama dr Ayu Ratnasari dan dr Ali Gani.

“Ada dua orang yang mengirimkan surat ke kita, pertama Ketua TAPD dan Sekertaris TAPD, Muchlis tidak bisa hadir karena tekanan darah naik. Surat sakit dikirimkan dari RSUD Siti Fatimah dari Dr Ayu Ratnasari dan dr Ali Gani,” kata Wakil Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas dalam rapat lanjutan pembahasan KUA-PPAS APBD Sumsel 2020 di ruang rapat Banggar DPRD Sumsel, Sabtu (30/11/2019).

Baca Juga :   Hari Ini Logistik Pemilu Tiba di TPS se-Sumsel

Dengan absennya Ketua TAPD Provinsi Sumsel ini, kata Giri rapat Banggar tidak dapat dilanjutkan.

“Izin sakitnya 30 November hingga 1 Desember, keterangan sakit dan tanggal 2 seharusnya sudah kembali kerja. Karena ditunda otomatis harus Rapim (rapat pimpinan) untuk mengubah jadwal lagi,” terangnya.

Ia mengatakan, pihak legislatif menjadwalkan akan melayangkan undangan kembali pembahasan RAPBD 2020 kepada eksekutif pada 2 Desember nanti.

“Kita harap beliau sudah sehat sehingga bisa hadir di tanggal tersebut. Kalaupun seandainya beliau juga tidak hadir, maka kita akan jadwalkan kembali. Sebab, tanpa kehadiran ketua TAPD tidak bisa diambil keputusan,” ujar Giri.

Baca Juga :   Sistem Drainase di Palembang Perlu Pembenahan

Giri menegaskan, pihaknya berkomitmen serius untuk membahas penyelesaian RAPBD Provinsi Sumsel tahun 2020 dan tidak ada kesan menunda-nunda penyelesaian pembahasan KUA-PPS.

“Setelah ini kita akan mengirimkan berita acara pada Gubernur terkait penundaan pembahasan APBD ini,” ujarnya.
Sementara, Anggota Banggar DPRD dari Fraksi Nasdem Nopianto, mengaku kecewa dengan batalnya rapat lanjutan KUA- PPAS tersebut. Namun, karena hal ini lebih melihat sisi kemanusian, pihaknya memaklumi.

Sementara itu, dilokasi sama, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati menyesalkan ketidakhadiran ketua dan sekretaris TAPD, karena sakit.

“Tapi ini kita bisa maklumi dikarenakan kondisi kesehatan. Namun, yang saya pertanyakan biasanya Rapat Banggar ini tidak pernah sekalipun asisten hadir begitu juga Bappeda,” tukasnya. (awj)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

DKSS Beri Penghargaan Dua Daerah Peduli Seni

Palembang, KoranSN Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) memberikan sejumlah penghargaan terhadap pelaku seni dan dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.