Kamis , Februari 21 2019
Home / Dari Desa ke Desa / Pembangunan Irigasi Rp 5 Miliar di Benakat Minyak PALI, Kades Setempat Tidak Tahu

Pembangunan Irigasi Rp 5 Miliar di Benakat Minyak PALI, Kades Setempat Tidak Tahu

Ketua DPRD PALI saat meninjau pembangunan irigasi di Desa Benakat Minyak. (foto-anas/koransn)

PALI, KoranSN

Banyaknya keluhan masyarakat dan dugaan asal-asalan pembangunan irigasi di Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beserta Komisi II turun kelapangan.

Pantauan media ini, selain wakil rakyat, pemerintah setempatpun tidak mengetahui peruntukan pembangunan menggunakan uang rakyat yang hampir menelan angka Rp 5 miliar itu.

Terbukti dari keterangan Kepala Desa (Kades) Benakat Minyak yang menjelaskan, bahwa belum ada pihak instansi maupun pihak ketiga berembuk terkait pembangunan tersebut.

“Pemerintah di sini tidak ada yang diajak rembukan untuk menentukan titik nol nya, baik itu Kadus apa lagi Kades. Kita tahu kalau ada pembangunan disana, meskipun tidak melalui izin kita lagi,” jelas Mujiono Kades Benakat Minyak saat menunjukkan lokasi pembangunan Irigasi bersama Anggota Dewan PALI, Selasa (4/12/2018)

Baca Juga :   Merasa Tak Diperhatikan, Pelaku Seni di PALI Demo ke DPRD

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten PALI, Drs Soemarjono, menilai bahwa pembangunan tersebut bukanlah sebuah irigasi, melainkan normalisasi saluran air persawahan. Meskipun demikian pihaknya akan mendengarkan penjelasan baik dari dinas terkait maupun pihak pemborong.

“Kalu irigasi itu setahu kami, ada sumber airnya, ada pengukur air dan ada saluran untuk mengatur air masuk ke sawah. Kalau ini malah seperti normalisasi salauran air, kan tidak wajar dengan dana hampir Rp 5 miliar rupiah hanya sebatas ini saja,” ungkap Soemarjono.

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan bahwa dalam pembangunan tersebut hanya mempermudah sebagian warga saja dengan luas persawahan 3-4 hektar yang dimiliki tujuh kepala keluarga.

Baca Juga :   Warga Harapkan Pembangunan Jembatan Kerta Dewa Dipercepat

“Informasi hanya tujuh kepala keluarga yang mendapatkan pengairan, dan pembangunannya juga meloncat atau terpencar ke lokasi lain, padahal jika dilalui atau diteruskan sawah yang berada seberang jalan akan mendapatkan manfaatnya juga,” imbuh politisi PDIP Perjuangan itu.

Dirinya dalam waktu dekat akan memanggil seluruh pihak terkait untuk meminta penjelasan mengenai pembangunan tersebut.

“Senin (10/12/2018) kita akan panggil semua pihak, PU, pemborong dan pemerintah desa serta warga, untuk memberikan penjelasanan dan tanggapannya,” pungkasnya.

Diketahui dalam papan informasi, pembangunan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PALI ditelan sebesar Rp.4.893.219.000.00, hanya untuk pembangunan irigasi sepanjang 800 meter. (ans)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bolos Sekolah, 4 Oknum Pelajar Diamankan Satpol PP PALI

PALI, KoranSN Akibat terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.