Pembangunan Sirkuit MotoGP Bakal Ditender

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat berjabat tangan dengan CEO Dorna Mr. Carmelo Ezpeleta di Sepang Malaysia. (foto-humas pemprov/ist)
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat berjabat tangan dengan CEO Dorna Mr. Carmelo Ezpeleta di Sepang Malaysia. (foto-humas pemprov/ist)

Palembang, KoranSN

Rencana pembangunan sirkuit MotoGP kini telah banyak dilirik oleh beberapa investor di banyak negara. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan melakukan pelelangan atau tender terhadap investor yang membangun sirkuit tersebut.

“Jadi investor ini akan ditenderkan atau diadu,” Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat ditemui di Pemprov Sumsel, Selasa (8/11/2016).

Dijelaskannya, saat ini sudah ada sekitar lima sampai enam investor dari beberapa negara yang berminat menanamkan investasi dalam pembangunan sirkuit MotoGP tersebut. Namun, dirinya masih enggan membeberkan para investor tersebut.

Ditanya kapan akan dilakukan pelelangan terhadap investor tersebut. Dirinya belum dapat memastikan hal ini.

“Pokoknya nanti sebulan setelah Asian Games 2018 mendatang, sirkuit MotoGP sudah dapat dipakai. Jadi siapke lah motor kamu yang nak balapan,” singkatnya.

Seperti diketahui, rencana penyelenggaraan dan pembuatan sirkuit MotoGP juga telah disetujui oleh Dorna selaku official MotoGP. Karena itu, Pemprov Sumsel berencana bakal memulai pembangunan pada tahun 2017 mendatang.

Baca Juga :   KPK Ajukan Banding Atas Vonis Mantan Anggota KPU Wahyu Setiawan

“Sirkuit ini nantinya akan menelan dana investasi sebesar 36 Euro atau sekitar Rp 600 miliar hanya untuk lintasannya saja,” kata Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) dua periode ini.

Dirinya menjelaskan, nantinya sirkuit tersebut ada 14 tikungan, ada track lurus sepanjang 750 meter, bisa memacu kecepatan hingga 303 kilometer per jamnya dengan rata-rata kecepatan seluruh track yang ada 171 kilometer per jam.

Proses pembangunannya, diperkirakan memakan waktu hingga 17 bulan, lebih lama dibandingkan rencana sebelumnya 14 bulan. “Waktu pembangunan tersebut sudah termasuk ada gedung, tribun penonton, dan fasilitas lainnya. Dan ini berdasarkan desain dari konsultan asal Jerman, Herman Tilker,” jelasnya.

Baca Juga :   Lampard Akan Evaluasi Kiper Chelsea di Akhir Musim

Keberadaan sirkuit MotoGP, menurutnya akan menjadi kebanggaan, karena banyak daerah yang ingin membangun fasilitas tersebut. Seperti Bali, BSD dan Banten, serta daerah lainnya. Namun, sambung Alex, syarat pertama harus sudah punya lahan dulu, dan kelayakan lahan dari sisi akses kesana. Termasuk, jalur transportasi yang bisa ke sirkuit tersebut, tak hanya 1 tapi banyak alternatif transportasi.

“Lahan yang digunakan sendiri nantinya seluas 120 hektar di Jakabaring yang masih lahan milik Pemprov Sumsel,” tandasnya. (wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : awik obsesi

Avatar

Lihat Juga

Majukan Sektor Pertanian, Herman Deru Hadiri Silaturahmi dan Rembuk Bersama KTNA Sumsel

Palembang, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru begitu gigihnya ingin memajukan dan mengembangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.