Sabtu , November 17 2018
Home / Headline / Pembegal Travel di Muba Ditangkap

Pembegal Travel di Muba Ditangkap

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Andes Purwanti saat menggelar ungkap kasus perampokan dan pembunuhan sopir travel. (foto-sumantri/koransn.com)

Sekayu, KoranSN

Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengungkap kasus begal sopir travel Bariman (50), yang belum lama ini jenazahnya ditemukan dengan kondisi leher terjerat tali tambang di Sungai Setangkai Jalan 108 Kecamatan Babat Supat Muba.

Adapun tersangka yang telah merampok dan membunuh korban, yakni tersangka Hasani warga Belitang OKUT dan tersangka Joko. Dari kedua tersangka tersebut, pelaku Joko tewas ditembak mati saat akan ditangkap di salah satu warung remang-remang di Desa Pematang Lumut Kecamatan Betara Tanjung Jabung Barat Jambi.

Polisi melakukan tindakan tegas dan terukur kepada tersangka Joko lantaran saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan dengan meletuskan senjata api rakitan ke arah petugas.
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Andes Purwanti didampingi Kabag Ops Kompol Erwin S Manik, Selasa (30/10/2018) mengatakan, tersangka Hasani dan Joko merupakan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekeras yang mengakibatkan korban Bariman teweas dan jenazahnya ditemukan oleh masyarakat di Sungai Setangkai pada 15 Oktober 2018 lalu.

Diungkapkan Kapolres, kejadian yang menimpa korban bermula saat mobil korban dihentikan kedua tersangka di Jalan Lintas Jambi-Tanjung Jabung Jambi. Lalu keduanya meminta diantarkan ke Pasar Angso Duo Jambi, saat di perjalanan tersangka Joko meminta nomor handphone korban. Disaat tiba di pasar, kedua tersangka pun turun lalu korban meninggalkan lokasi.

“Karena tersangka ini sudah merencanakan perampokan tersebut, maka saat di pasar inilah kedua tersangka membeli tali tambang yang ternyata tali itu digunakan untuk menjerat korban. Usai membeli tali, tersangka Joko menelphone korban dengan modus pura-pura meminta diantarkan ke Muba dengan biaya Rp.600.000. Korban yang menyetujui, kemudian menjemput kedua tersangka di Pasar Angso Duo Jambi lalu mereka berangkat ke Muba,” ungkap Kapolres saat gelar ungkap kasus.

Masih dikatakannya, ketika di perjalanan korban diajak tersangka masuk ke Jalan Trans C1 Desa Cinta Damai Sungai Lilin, dengan alasan tersangka Joko hendak membuang air kecil.

“Setiba di pinggir jalan korban menghentikan mobil, lalu tersangka Joko pura-pura ke luar dari mobil. Ketika itulah dari belakang tersangka Hasani menjerat leher korban dengan tali tambang kemudian korban ditarik kedua tersangka ke jok belakang mobil. Bahkan saat itu, korban yang masih dijerat, diinjak injak bagian kepala oleh tersangka Joko hingga korban meninggal dunia. Selanjutnya, tersangka Hasani membawa mobil korban dan membuang korban dari atas Jembatan Sungai Setangkai Desa 108 Muba,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolres, dalam aksi tersebut kedua tersangka berhasil merampas handphone dan mobil korban. Selanjutnya kedua tersangka membawa mobil milik korban ke kawasan Belitang OKUT dan menjualnya kepada ‘SF’ (DPO) seharga Rp. 20.000.000.

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan terkait kejadian tersebut maka pada Minggu (28/10/2018) kami berhasil menangkap tersangka Hasani di kawasan Desa Pematang Lumut Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi. Dalam penangkapan tersangka Hasani ini, kami berkoordinasi dan diback-up oleh Polsek Batara dan Tim Jatanras Polda Jambi sehingga akhirnya tersangka Hasani kami ringkus,” jelasnya.

Setelah menangkap tersangka Hasani lanjut Kapolres, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan akhirnya polisi melakukan penyergapan menangkap tersangka Joko, yang saat itu sedang berada di salah satu warung remang-remang Di Desa Pematang Lumut Jambi.

“Ketika akan ditangkap ternyata tersangka Joko melakukan perlawanan dengan menembakan senjata api rakitan jenis revolver ke arah anggota. Akibatnya tersangka Joko dilakukan tindakan tegas hingga tersangka meninggal dunia,” tegasnya.

Menurut Kapolres, dalam kasus ini pihaknya juga menangkap tersangka Yuni Eka Putri, warga Tungkal Harapan Jambi yang berperan sebagai penadah handphone hasil dari kejahatan tersangka Hasani dan Joko.

“Sedangkan untuk satu pelaku lagi yakni ‘SF’ yang merupakan penadah mobil milik korban kini masih dalam pengejaran anggota di lapangan. Dalam kasus ini, untuk tersangka Hasani dijerat Pasal 365 KUHP subsider Pasal 338 dan atau Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan seumur hidup. Sedangkan untuk tersangka Yuni selaku penadahan handphone dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara,” tandas Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, Bariman (50), warga Jalan Lingkar Barat Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo Provinsi Jambi yang merupakan sopir travel, Senin sore (15/10/2018) ditemukan tewas dengan kondisi leher terjerat tali tambang di Sungai Setangkai Jalan 108 Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Penemuan mayat tersebut sontak membuat gempar warga sekitar. Tak lama kemudian pihak kepolisian yang mendapati informasi dari masyarakat terkait penemuan jenazah tersebut langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Sungai Lilin. (tri/ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Istri Driver Taksi Online Berharap Otak Pembunuhan Sofyan Ditangkap

Palembang, KoranSN Meskipun pihak kepolisian Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel kini telah menangkap tiga tersangka dari ...

error: Content is protected !!