Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Polrestabes / Pembina MOS Jadi Tersangka Pembunuhan Siswa SMA Taruna Indonesia Palembang

Pembina MOS Jadi Tersangka Pembunuhan Siswa SMA Taruna Indonesia Palembang

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli saat menunjukan barang bukti bambu. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Obby Frisman (24), warga Jalan Madya Sekarjaya Baturaja Timur yang merupakan Pembina Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Taruna Indonesia Palembang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tewasnya seorang siswa berusia 14 tahun yang mengikuti kegiatan MOS tersebut.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli didampingi Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah saat menggelar ungkap kasus di Mapolresta Palembang, Senin (15/7/2019) mengatakan, penetapan tersangka Obby Frisman dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait laporan keluarga korban ke Polresta Palembang.

“Keluarga korban membuat laporan kejadian yang menewaskan korban, Sabtu kemarin (13/7/2019). Dari laporan korban inilah menjadi langkah awal kita bekerja untuk mengungkap mengapa sampai korban meninggal dunia dalam kegiatan MOS di SMA Taruna Indonesia Palembang tersebut,” katanya.

Masih dikatakan Kapolda, dalam proses pengungkapkan kasus ini penyidik Sat Reskrim Polresta Palembang melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang kemudian dari hasil pemeriksaan saksi tersebut, dicocokan dengan hasil pemeriksaan jenazah korban yang dilakukan oleh Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Baca Juga :   Mayat Bayi Ditemukan di Tempat Sampah di Swadaya Kemuning

“Dari hasil pemeriksaan saksi dan keterangan Dokter Forensik diketahui jika korban tewas karena mengalami kekerasan, yakni pukulan benda tumpul. Sehingga saat itu penyidik bekerja keras mengidentifikasi benda apa yang dipukulkan ke korban dan siapa pelakunya? Nah, dari hasil proses penyelidikan inilah sekitar 27 jam kasus ini pun terungkap, hingga satu tersangka selaku Pembina MOS kami tetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya.

Lanjut Kapolda, dalam kasus ini tersangka Obby Frisman memukulkan bambu ke korban yang saat kejadian korban kelelahan karena usai melakukan kegiatan berjalan kaki sejauh 13 Km.

“Karena korban lelah lalu tersangka memukul korban dengan bambu hingga keduanya cekcok mulut. Disaat cecok inilah korban sempat mengucapkan perkataan yang menyingung tersangka, sehingga terjadialah perbuataan kekerasan yang dilakukan oleh tersangka. Sedangkan untuk barang bukti yang kami amankan dalam kasus ini, yakni bambu yang digunakan tersangka untuk memukul korban,” terang Kapolda.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, dalam kasus ini tidak ada tersangka lain selain tersangka Obby Frisman. Begitu juga untuk korban, jumlahnya baru satu orang. Hal ini dikarenakan sejauh ini belum ada korban lainnya yang membuat laporan kepolisian.

Baca Juga :   Loncat dari Jembatan Ampera, Siswi SMAN 10 Ditemukan Tewas

“Sedangkan untuk tersangka Obby dan barang bukti kini sudah diamankan di Polresta Palembang, dan tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 80 dan Pasal 76 yang ancaman pidananya, yakni 15 tahun kurungan penjara,” tegasnya.

Lanjut Kapolda, jika dirinya sangat menyayangkan adanya kejadian ini, dimana ada seorang siswa yang meninggal dunia saat mengikuti kegiatan masa orientasi siswa. Untuk itulah dirinya selaku Kapolda Sumsel mengaku prihatin atas peristiwa tersebut.

“Untuk korban yang meninggal dunia kami juga mengucapkan beduka dan belasungkawa. Dan saya harap kegiatan pelatihan masuk sekolah seperti ini perlu dievaluasi oleh dinas terkait, dalam hal ini dinas pendidikan,” tutup Kapolda.

Sementara Kepala Sekolah SMA Taruna Indonesia Palembang, Tarmizi Hendriyanto mengatakan, jika Obby Frisman yang ditetapkan tersangka dalam kasus tewasnya korban merupakan pegawainya di SMA Taruna Indonesia Palembang.

“Baru satu minggu ini Obby bekerja di sekolah kami, sebelumnya dia (Obby Frisman) memasukan lamaran kerja hingga kami terima dan kami jadikan salah satu Pembina dalam kegiatan MOS tersebut. Dengan adanya kejadian ini, tentunya kami akan melakukan evaulasi kedepannya,” tandasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kawanan Pengguna Sabu Diringkus Tim Belut Polsek Gandus

Palembang, KoranSN A Subhan (52), warga Jalan Kapten A Rivai Lorong Muawanah Kelurahan 26 Ilir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.