Pembunuh Remaja Perempuan di Penginapan Ditangkap di Bengkulu

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian, Rabu (8/7/2020) berhasil menangkap pelaku pembunuhan remaja perempuan berusia 17 tahun yang ditemukan tewas di dalam kamar salah satu penginapan di Jalan Macan Kumbang Raya Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, Selasa (7/7/2020) pukul 15.30 WIB.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra mebenarkan jika pihaknya saat ini telah menangkap pelaku pembunuhan korban tersebut.

“Pelaku sudah ditangkap di Bengkulu. Inisial tersangkanya ‘D’,” kata Kapolda.

Dijelaskannya, adapun motif pembunuhan korban, yakni pelaku merampas harta milik korban dengan modus mengiming-imingi pekerjaan kepada korban.

“Korban dengan tersangka ‘D’ ini baru kenal di Medsos (media sosial). Kemudian pelaku mengajak korban bertemu dengan mengiming-imingi pekerjaan,” ungkap Kapolda.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek IB I Palembang, Iptu Ginting mengungkapkan, memang dari olah TKP yang dilakukan di kamar penginapan tempat jenazah korban ditemukan, terdapat berkas surat lamaran kerja milik korban.

“Dalam berkas surat lamaran pekerjaan ini ada juga foto copy ijazah korban. Semua barang bukti yang ditemukan di TKP dibawa ke Polrestabes Palembang guna penyelidikan kasus ini,” ucapnya.

Sementara itu, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, dr Mansuri SpF mengatakan, hasil dari pemeriksaan terhadap jenazah korban pihaknya menemukan sejumlah luka di wajah dan kepala akibat benturan benda tumpul.

“Selain itu, di leher dan kepala korban juga ada luka jeratan tali. Sedangkan untuk luka tikaman senjata tajam tidak kita temukan di jenazah korban. Untuk hasil pemeriksaan yang kami lakukan nantinya akan didalami dengan pemeriksaan lanjutan, yang kemudian baru disimpulkan untuk diserahkan kepada penyidik,” terangnya.

Baca Juga :   Kaget Jalan Ditutup, Pengendara Putar Balik (Berita Foto)

Sedangkan paman korban, Dian menerangkan, pihak keluarga tidak menyangka dan tidak ada firasat apapun jika korban kini telah meninggal dunia.

“Saat ini Rabu 8 Juni 2020 merupakan hari ulang tahun korban ke 18 tahun. Jadi kami sama sekali tidak menyangka kejadian ini menimpa keponakan kami,” katanya saat berada di RS Bhayangkara Palembang.

Masih diungkapkannya, jika sebelum mendapat kabar korban ditemukan meninggal dunia, awalnya korban yang belum lama ini lulus dari salah satu SMKN di Palembang pada Senin kemarin (6/7/2020), pamit pergi dari rumah untuk melamar pekerjaan.

“Keponakan saya saat pergi menggunakan sepeda motor seorang diri. Setelah pergi itulah korban tidak ada kabar lagi hingga akhirnya kami mendapat kabar duka ini,” terangnya.

Di tempat yang sama, Sapdiantoro yang juga paman korban menambahkan, semasa hidup Almarhumah sangat baik dengan keluarga dan para tetangga.

“Almarhum ini usai tamat dari SMK sempat keja di salon kemudian korban berhenti. Dari itulah saat pamit pergi dari rumah korban menyampaikan, katanya mau masuki lamaran pekerjaan. Bahkan saat keponakan saya pamit pergi dengan mengendarai sepeda motor, saya sempat berpesan kepadanya agar hati-hati di jalan karena saat ini kan banyak begal,” terangnya.

Dilanjutkannya, atas kejadian yang menimpa korban dirinya dan keluarga berharap agar pelaku yang membunuh korban diberikan hukuman yang berat.

Baca Juga :   Sekwan DPRD Sumsel Dicecar 32 Pertanyaan.

“Kami minta penegak hukum menjatuhkan hukuman yang berat dan setimpal kepada pelakunya. Sebab, akibat perbuatan pelaku keponakan kami meninggal dunia,” pungkasnya.

Sedangkan dari informasi yang dihimpun, dalam kasus pembunuhan ini, awalnya pelaku ‘D’ yang ditangkap di Bengkulu pada Senin (6/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB menyewa kamar di penginapan tempat korban ditemukan tewas.

Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB, datang korban menuju kamar yang disewa oleh tersangka ‘D’. Setelah itu sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku ‘D’ keluar dari dalam kamar dan pergi meninggalkan penginapan dengan membawa sepeda motor milik korban.

Keesokan harinya Selasa (7/7/2020), saksi pegawai penginapan yang hendak membersihkan kamar mengetok pintu kamar tersebut. Namun karena tidak ada jawaban sehingga membuat saksi curiga, lalu memberitahukan hal tersebut ke pegawai lainnya.

Tak lama kemudian, para saksi membuka pintu kamar dengan kunci serep, dan saat itulah korban ditemukan tewas di bawah spring bed tempat tidur. Melihat korban ditemukan tewas, kemudian para saksi melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian hingga akhirnya polisi datang dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Oknum Dosen Asusila Anak Laki-laki di Bawah Umur Ditangkap

Palembang, KoranSN Reginaldus Kristoforus (43), warga Jalan H Sanusi Sukabangun Kecamatan Sukarami yang merupakan oknum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.