Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Gema Sriwijaya / Pembunuh Satu Keluarga di Lahat Diduga Libatkan Tetangga Korban

Pembunuh Satu Keluarga di Lahat Diduga Libatkan Tetangga Korban

Polisi saat melakukan olah TKP di kediaman korban Giarno di Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat (istimewa).
Polisi saat melakukan olah TKP di kediaman korban Giarno di Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. (Foto-Istimewa).

Palembang KoranSN
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TH Monang Silitonga, Jumat sore (17/6/2016) mengungkapkan, dari hasil olah TKP di kediaman korban Giarno di Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, polisi mendapati bukti dugaan keterlibatan tetangga korban ikut membunuh korban.

“Jumat pagi tim dari Polda Sumsel bersama Polres Lahat dan Polres OKUT telah melakukan olah TKP di rumah korban pembunuhan satu keluarga di Lahat. Hasilnya, kita temukan barang bukti, dikarenakan kasus ini masih penyelidikan jadi kita belum dapat menginformasikan barang bukti apa saja yang diamankan dari TKP. Tapi, dari sejumlah barang bukti yang didapati, diduga salahsatu pelaku pembunuhan ketiga korban merupakan tetangga korban,” katanya.

Baca Juga :   Hujan Dua Jam, Banjir Rendam 4 Desa di Paiker

Masih dikatakan Daniel, dengan ditemukan barang bukti dugaan keterlibatan tetangga korban. Aparat kepolisian pun langsung mendatangi kediaman warga tersebut yang lokasinya tak berjauhan dari rumah korban.

Namun setiba di lokasi rumah terduga ternyata rumah itu sepi dan yang bersangkutan tak ada di rumahnya.

“Jadi dari olah TKP kita mendapati bukti petunjuk jika diduga ada keterlibatan tetangga korban. Tapi saat hendak dilakukan pemeriksaan, warga tersebut tidak ada di tempat. Oleh karena itu kini polisi tengah mencari keberadaanya,” ujarnya.

Lebih jauh Daniel menambahkan, dari olah TKP di rumah korban yang telah dilakukan, dugaan sementara para korban dibunuh pelaku perampokan. Hal itu dikarenanakan isi rumah korban berantakan.

Meskipun demikian, lanjut Daniel, ini baru dugaan dan saat ini aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus pembunuhan tersebut.

Baca Juga :   Driver Taksi Online Minta Jangan Dibunuh, Perampok: "Kami Minta Harta Kamu!"

“Kita juga belum tahu barang-barang milik korban apa saja yang hilang. Dari itu kasus ini masih penyelidikan bahkan polisi kini terus memeriksa saksi-saksi guna mendalami motif pembunuhan dan memburu para pelakunya,” tegasnya.

Disinggung apakah korban dibunuh di dalam rumah atau di lokasi lainnya? Dikatakan Daniel, jika hal itu juga masih dalam proses penyelidikan.

“Tapi yang jelas, pelaku berjumlah lebih dari satu. Dan pelaku menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam,” tandasnya.

Diketahui, Giarno (30) pedagang bakso, bersama isterinya Siswanti (30) dan anaknya Reza Bagus Oratama (9), ditemukan tergeletak tewas bersimbah darah di perkebunan sawit perbatasan antara Desa Sribulan dan Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Madang Timur OKUT, Kamis (16/6/2016).

Diduga pelaku sengaja membuang ketiga korban yang merupakan warga Lahat di lokasi tersebut. Usai jenazah ketiga korban ditemukan, polisi langsung mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan atopsi. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Bupati Banyuasin Bersama Forkopimda Tandatangani Komitmen Anti HOAX

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin H. Askolani bersama unsur Forkopimda menandatangani komitmen bersama anti hoax serta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.