Home / Headline / Pembunuhan Anggota TNI di OKUT Direncanakan

Pembunuhan Anggota TNI di OKUT Direncanakan

Tersangka Sumarlin alias Marlin saat digiring. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlintang Jaya, Minggu (3/2/2019) mengungkapkan, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap tersangka Sumarlin alias Marlin (35) yang telah menyerahkan diri. Diketahui jika pelaku telah merencanakan pembunuhan anggota TNI Kopda Zeny, yang terjadi di Desa Tanjung Raya Belitang.

Dijelaskan Kapolres, perencanaan kasus pembunuhan tersebut karena sebelum malam kejadian, tersangka Marlin lebih dulu sempat mengungsikan keluarganya ke Jakarta.

“Setelah mengantarkan keluarganya ke Jakarta, kemudian tersangka Marlin pulang hari itulah ke OKUT dengan menumpangi pesawat Jakarta- Palembang lalu naik mobil ke OKUT. Lalu malam harinya, tersangka menemui korban yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian, dan ketika itulah tersangka menikam pisau ke bagian kepala korban, badan dan dada korban. Ada empat luka tusukan, hingga membuat korban meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolres, adapun motif yang menjadi latarbelakang tersangka membunuh korban, yakni karena korban tidak membayar hutang tersangka Marlin.

“Korban ini memiliki hutang Rp 150 juta kepada tersangka Marlin. Dan tersangka mengaku jika sering menagih hutang itu, akan tetapi tidak dibayar oleh korban, sehingga terjadilah kejadian yang menewaskan korban ini. Sedangkan terkait hutang tersebut hutang apa? Dari keterangan tersangka, jika korban memakai atau meminjam uang itu, jadi hanya hutang uang saja,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolres, sebelum tersangka Marlin menyerahkan diri, pihaknya terus melakukan pengejaran untuk menangkap tersangka. Bahkan Polres OKU Timur telah mewarning keluarga tersangka jika Marlin tidak menyerahkan diri.

Baca Juga :   3 Hari Hilang dari Rumah, 2 Siswi SMP Diduga Dicabuli Pemuda

“Kami warning keluarganya, kalau tidak meyerahkan diri dan ditangkap oleh Sat Reskrim Polres OKUT maka tersangka Marlin akan kami tindak tegas dan terukur, sebab tersangka ini telah membunuh anggota TNI. Dari itulah, tak lama kemudian tersangka diantarkan kakaknya menyerahkan diri,” tandas Kapolres.

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, dengan telah menyerahkan dirinya tersangka Sumarlin alias Marlin maka untuk proses hukum selanjutnya hingga ke persidangan akan dilakukan oleh Polres OKU Timur.

“Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati,” tegas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, setelah menjadi buronan dalam kasus pembunuhan anggota TNI di OKUT, tersangka Sumarlin alias Marlin akhirnya menyerahkan diri ke Mapolda Sumsel. Hal tersebut terungkap dalam gelar ungkap kasus, Sabtu (2/2) di Polda Sumsel yang dipimpin oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Menurut Kapolda, seusai membunuh korban yang merupakan anggota TNI, tersangka kabur hingga akhirnya tersangka menyesali perbuatannya dan menyerahkan diri ke Polda Sumsel.

“Dalam kasus ini pihak kepolisian dan Denpom bersama-sama melakukan penyelidikan dan mengejar tersangka yang saat itu buron. Namun akhirnya tersangka menyerahkan diri,” ungkapnya.

Dilanjutkan Kapolda, jika untuk korban Kopda Zeny bukan anggota TNI dari Kodam II/Swj, melainkan anggota TNI AD yang bertugas di Puslatpur Martapura.

“Dan saya juga telah berkoordinasi dengan Pangdam II/Swj dalam penyelidikan kasus pembunuhan korban yang dilakukan oleh tersangka Sumarlin alias Marlin ini. Sedangkan untuk motif pembunuhan korban memang ada soal hutang, akan tetapi saat kejadian antara tersangka dan korban bersenggolan ketika berjoget di panggung orgen tunggal sehingga tersangka menikam korban,” ujarnya.

Baca Juga :   Mobil Mewah Tersangka 'E' Disita Polisi

Lebih jauh dikatakan Kapolda, awalnya dalam kasus ini diduga ada 5 pelaku, namun dari penyelidikan diketahui jika hanya tersangka Marlin yang membunuh korban.

“Kalau untuk yang lainnya hanya saksi, sebab saat kejadian mereka hanya melihat-lihat saja. Jadi hanya tersangka yang menikam korban,” pungkas Kapolda.

Sekedar mengingatkan, Kopda Zeny yang merupakan anggota TNI tewas ditikam senjata tajam oleh pelaku saat korban menghadiri undangan hajatan pernikahan salah satu warga di Desa Tanjung Raya Belitang OKUT.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan, Selasa (29/1/2019) membenarkan, jika korban yang ditikam di OKUT adalah Kopda Zeny yang merupakan anggota TNI. Kejadian yang menewaskan korban ini terjadi saat korban dan keluarganya sedang menghadiri undangan pesta hajatan pernikahan.

“Korban ini memang benar anggota TNI, dan korban tugas di Kodiklatad (Komando Pembina Pendidikan TNI Angkatan Darat). Korban datang ke OKU Timur tidak sendirian, sebab ada juga keluarganya yang ikut. Di sana korban menghadiri undangan hajatan pernikahan keluarga atau kerabatnya. Nah, disaat korban berada di lokasi hajatan tersebutlah tiba-tiba datang lima orang pelaku yang langsung mengeroyok korban. Bahkan salah satu pelaku menikam korban dengan senjata tajam sehingga korban meninggal dunia,” ungkapnya saat itu. (ded)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Lidia Septiani Tewas Dijambret di Sematang Borang

Palembang, KoranSN Lidia Septiani (37), warga Jalan Husein Basri Komplek Perumahan Griya Suka Mulya Indah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.