Rabu , Desember 12 2018
Home / Advetorial / Pemda Muba-Putera Sampoerna Foundation Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Muba

Pemda Muba-Putera Sampoerna Foundation Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Muba

school Experience To Cempaka International School (Kuala Lumpur). (foto-ist)

Pendidikan adalah senjata paling kuat yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Kalimat ini pernah dilontarkan oleh Nelson Mandela, tokoh perubahan yang sangat revolusioner di Afrika Selatan, tokoh yang amat percaya bahwa pendidikan dapat mengubah Afrika Selatan di mata dunia.

Apa yang dipercayai Nelson Mandela, rupanya juga dijiwai oleh Pemerintah Daerah Musi Banyuasin (Muba). Seperti diungkapkan Bupati Musi Banyuasin, H. Dodi Reza Alex Noerdin jika pendidikan memang akar perubahan menuju arah yang positif.

Namun menurut bupati, dalam memajukan pendidikan merupakan tanggungjawab kolektif. Sehingga harus dilakukan dengan peran serta berbagai pihak.

Menyadari hal ini maka Pemda Kabupaten Musi Banyuasin bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat telah menggandeng Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF – SDO) selama dua tahun terakhir, untuk mengembangkan program pendidikan bagi guru dan siswa sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Musni Wijaya S.Sos M.Si mengatakan, lokasi yang jauh dari ibukota provinsi menjadi salah satu penghalang majunya pendidikan suatu daerah, namun hal itu tidak untuk Kabupaten Musi Banyuasin.

Sebab, di Muba saat ini ada Lighthouse School Program dan Teacher Learning Center yang menjadi solusi bagi program pendidikan yang sesuai kebutuhan siswa, kaum millenial dan para guru sebagai ujung tombak. Bahkan pendidikan di Musi Banyuasin telah menjadi pendidikan yang kekinian.

School experience To Margaret river Senior High School (Western Australia).

Menurutnya, Lighthouse School Program merupakan Program Pengembangan Sekolah Model yang bertujuan meningkatkan kualitas sekolah yang terintegrasi dan intensif. Program ini diperkaya praktek pembelajaran internasional, yang fokus pada bidang science, technology, english dan math, untuk membangun reputasi sekolah yang terpercaya dan guru-guru berkualitas. Untuk sekolah yang menerapkan sistem secanggih ini sudah ada di Musi Banyuasin.

Berkat program ini di Musi Banyuasin kini telah banyak pencapaian yang didapatkan sekolah-sekolah. Apalagi, Lighthouse School Program telah membuka peluang kerjasama internasional antara sekolah-sekolah, yaitu dengan Margaret River Senior High School (Western Australia) dan Cempaka Internasional School (Kuala Lumpur).

Baca Juga :   Sampaikan Visi-Misi, HDMY Ajak Semua Bersinergi

Dalam program ini, siswa-siswi didampingi oleh para guru di masing-masing sekolah berkesempatan mengikuti sejumlah kegiatan, seperti menjalani kegiatan akademik yang dijalani dengan mengikuti kegiatan belajar di kelas. Sementara untuk yang non-akademik, siswa akan bergabung dengan para siswa di sekolah tersebut mengikuti kegiatan-kegiatan kesiswaan ataupun ekstrakurikuler yang ada.

Pelatihan Video Blogging.

Selama 10 hari mereka didampingi oleh siswa pendamping (buddy) dari Margareth River Senior Hight School dan Cempaka International School. Untuk program di Kuala Lumpur, seusai sekolah dimana siswa akan ikut dengan buddy-nya dan tinggal di keluarganya (foster/host family). Melalui kegiatan ini, para siswa akan mendapatkan pengalaman berharga tinggal di keluarga berbeda di luar negeri serta menjadi pengalaman penting untuk belajar budaya satu sama lain dan antar negara.

Prestasi dari siswa-siswi di Musi Banyuasin pun patut dibanggakan. Di tahun 2017, tiga putra daerah yaitu; Artika Salsabila (SDN 1 Babat Toman), Gandes (SDN 1 Babat Toman) dan Bindu (SMPN 1 Sungai Lilin) berhasil memenangkan kompetisi vlog internasional, dan bersaing dengan peserta lain dari Asia Tenggara.

Atas antusiasme tersebut, maka pada tanggal 19 – 24 November 2018 ini, Lighthouse School Program bekerjasama dengan Pejuang Digital mengadakan Pelatihan Vlogging bagi siswa-siswi SMPN 1 dan SMPN 6 Sekayu, Musi Banyuasin. Hal ini untuk melatih siswa membuat vlog sendiri dengan tetap menyebarkan informasi yang positif seputar diri dan lingkungan sekolah.

Tidak hanya itu, Lighthouse School Program juga berhasil mendongkrak reputasi sekolah-sekolah di Musi Banyuasin. Berikut sederet prestasi yang dicapai yakni; peningkatan akreditasi SDN 1 Sungai Lilin menjadi A+ (Skor: 98), penataan tempat parkir di SDN 1 Sungai Lilin, serta terbentuknya kelas model di SDN 1 Babat Toman, serta dinominasikannya SMPN 1 Babat Toman menjadi Sekolah Sehat.

Baca Juga :   Citimall Lahat Adakan Lomba dan Pameran Fotografi

Kemudian untuk program Teacher Learning Center (Pusat Belajar Guru) merupakan program untuk guru, hal ini dikarenakan guru adalah ujung tombak pendidikan di sekolah. Maka bukan hanya sekolah dan siswanya saja yang harus meningkat reputasinya, namun juga dilakukan untuk para guru.

Di program Teacher Learning Center ini, guru menjadi sentra pembelajaran sehingga guru dapat mengembangkan profesinya dengan biaya yang lebih terjangkau.

Coaching Mentoring Babat Toman.

Sampai saat ini, telah banyak kegiatan yang dilakukan. Beberapa di antaranya adalah; Sosialisasi Program PBG (Pusat Belajar Guru), Seleksi Calon Guru Inti dan Pengelola PBG. Bukan hanya itu, juga telah dilakukan berbagai lokakarya bagi guru inti dan pengelola PBG itu sendiri. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan secara kontinyu sepanjang tahun 2018.

“Setelah mengikuti beberapa kali (sesi) pelatihan dari PSF-SDO, saya merasa mendapatkan banyak sekali penambahan ilmu, terutama dalam hal andragogi, survey dan perencanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan. Para fasilitator PSF-SDO sangat berdedikasi, mengajarkan kami tentang banyak hal, sedetail mungkin dan memberikan contoh-contoh nyata,” ujar Rr. Wahyuningtyas Dwi Lestari S. Si M.Pd, salah seorang guru inti dari SMP Negeri 7 Babat Supat yang mengikuti program PBG.

Sementara Gusman Yahya selaku Head of SDO mengatakan, Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach selaku penggagas program memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Musi Banyuasin untuk kinerja dalam memajukan dan menunjukkan bukti bahwa PSF-SDO juga mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi.

“Kami berharap program serupa dapat menginspirasi dan diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, sehingga pendidikan menjangkau segala lini,” ujarnya. (ded/adv)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

HUT 44 PTSB, Semakin Peduli Lingkungan

TANPA terasa PT Semen Baturaja (Persero) Tbk sudah merayakan hari jadinya ke-44. Perjalanan waktu inilah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!