Pemerintah Akan Bangun Pusat Kajian Agama Dunia

Jusuf-Kalla

Jakarta – Pemerintah memulai proyek besar bidang keilmuan dengan membangun pusat kajian agama dunia. Keputusan itu diambil dalam rapat kabinet terbatas minggu lalu. JK menyebut hasil itu diputuskan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah intektual Islam di Indonesia.

“Salah satu yang kami akan lakukan, kami putuskan bahwa Indonesia harus punya pusat penelitian, pusat pengembangan pikiran pikiran agama internasional,” kata JK dalam pembukaan musyawarah Fatwa MUI di Tegal, Jawa Tengah, Senin (8/6/2015).

“Berapa pun biayanya, sampai 10 triliun kita kembangkan,” tegas JK.

Baca Juga :   10 Negara Bertanding di Palembang Triathlon 2019 (Berita Foto)

JK juga telah memerintahkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan untuk mencari lahan seluas 200 hektar di Jawa Barat. JK menyebut pusat peradaban agama, khususnya Islam harus dipindahkan ke Indonesia.

“Apalagi yang bisa kita pelajari tentang peradaban akhlak. Kita lebih beradab dan akhlak. Kenapa kita harus jelaskan ideologi, Indonesia adalah islam moderat wasakiah, jalan tengah, kita harus jadi pusat pemikiran dan pengembangan untuk itu. Kita tidak kekurangan para ahli, tenaga, kita hanya suka rendah diri,” jelasnya.

Suami Mufidah Kalla ini juga berharap bahwa para ulama dan cendikiawan Islam tidak lagi berkiblat ke universitas Al Azhar.

Baca Juga :   Korban Gempa Lombok Bertambah 7 Orang, Total 98 Meninggal

” Pada waktunya apabila orang ingin cari ilmu Islam yang moderat, datanglah ke Indonesia,” ucapnya.

(fiq/erd)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Wamenag : Tudingan Pemerintah Tindas Islamis Tidak Benar

Jakarta, KoranSN Wakil Menteri Agama menolak tudingan Profesor Australian National University (ANU), Greg Fealy, bahwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.