Pemilik Sepira Tersungkur Diterjang Timah Panas Polisi

diamankan-hendra-saputra-dan-eko-wijaya-tersangka-kepemilikan-senjata-api-rakitan-saat-diamankan-di-polda-sumsel
FOTO-DEDY/KORANSN. DIAMANKAN-Hendra Saputra dan Eko Wijaya tersangka kepemilikan senjat api rakitan saat diamankan di Polda Sumsel.

Palembang,KoranSN
Hendra Saputra (34), warga Jalan Padang Selasa RT 21 RW 07 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang, dan Eko Wijaya (34) warga Jalan Pengeran Sido Ing Lautan Lorong Kedukan RT 02 RW 04 Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II, keduanya jatuh tersungkur usai timah panas kepolisian Jatanras Ditreskrimum menerjang betis kedua kaki tersangka.

Tersangka ditangkap lantaran memiliki satu pucuk senjata api rakitan (Senpira) jenis revlover dan tiga amunisi aktif.     Dikarenakan saat ditangkap kedua tersangka hendak melarikan diri maka polisi melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan kedua tersangka.
Tersangka Hendra Saputra, Selasa (4/10/2016) mengatakan, jika senjata api rakitan tersebut merupakan milik temannya ‘HM’ (DPO) yang dititipkan kepadanya untuk dijualkan.

Baca Juga :   Buronan Kasus Pembunuhan Warga Tulung Selapan OKI Ditembak

“Sudah sembilan hari senjata api itu dititipkan ‘HM’. Rencananya, senjata api tersebut hendak kami jual seharaga Rp 2.500.000. Namun, belum terjual kami keburu ditangkap polisi,” ucapnya singkat saat diamankan di Mapolda Sumsel.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TH Silitonga didampingi Kasubdit III AKBP Hans Rahmatullah mengungkapkan, tersangka ditangkap saat anggotanya sedang melakukan patroli, lalu mencurigai kedua tersangka hingga dilakukan penggeledahan dan didapatkan satu puncuk senjata api di pinggang salah satu tersangka.

Dikarenakan saat akan ditangkap, kedua tersangka mencoba kabur. Hingga anggota di lapangan memberikan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka.
“Setelah kita amankan kedua tersangka ini mengaku jika senjata api rakitan tersebut untuk dijualkan. Tapi ini selalu modus tersangka setiap tertangkap pasti ngakunya untuk dijual, meskipun demikian kedua tersangka kita jerat dengan Undang-Undang Darurat,” tandas Daniel. (ded)

Baca Juga :   Tersangka Pembunuh Dela Masih Keluarga Korban, Dela Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

PK Kembali Panggil Dua Pegawai WIKA Kasus Jembatan Waterfront City

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.