Pemilik Toko di OKI Wajib Sediakan Alat Pemadam

Kayuagung, KoranSN

Pihak Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengingatkan agar pemilik toko dan bangunan menyiapkan tabung Alat Penanggulangan Kebakaran (Apar). Hal ini dilakukan agar dapat mengantisipasi dan melakukan pencegahan terjadinya kebakaran yang meluas.

Hal ini ditegaskan Kasat Pol PP dan Damkar OKI Alexander melalui Kabid Penegakan Perda Syawal Harahap saat dikonfirmasi, Senin (1/7). Syawal menjelaskan, hal ini sudah sesuai dengan Perda OKI No 11 Tahun 2010. Dijelaskan dalam perda itu, setiap bangunan wajib memiliki Apar.

Baca Juga :   Nansuko Tepati Janji Kampanye, Ketua RT Bakal Dibekali Smartphone Sebagai Aplikasi Kinirja

“Setiap bangunan wajib memiliki Apar. Baik itu toko, bangunan pribadi hingga kantor pemerintahan,”jelas Syawal.
Ia menjelaskan, jika tidak menyediakan Apar, di dalam perda juga diatur mengenai sanksi. Sesuai Perda OKI No 11 Tahun 2010, Pasal 91 jelas diatur setiap pemilik atau pegawai yang tidak memenuhi kelengkapan, persyaratan penyelenggara gedung dan angkutan umum dapat dikenakan sanksi administrasi atau sanksi Pidana.

“Sesuai Pasal 92 perda tersebut, sanksi administrasi bisa berupa menunda dan pencabutan izin dan rekomendasi. Bahkan bisa dilakukan penutupan atau melarang penggunaan bangunan,” jelas Syawal seraya mengatakan, bahkan ada sanksi pidana berupa kurungan enam bulan atau denda Rp50 juta. (iso)

Baca Juga :   Thia Yufada Dodi Reza “Bunda Baca Muba“ Ajak Pelajar Muba Gemar Membaca
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Safari Jumat di Lahat, Herman Deru Ajak Jemaah Tauladani Nabi Muhammad SAW

Lahat, KoranSN Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Lahat, usai meresmikan pusat Agrowisata Tanjung Sakti di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.