Minggu , Oktober 21 2018
Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Pemkab Banyuasin dan PTBA Bahas Titik Koordinat Jalur Rel dan Terminal Perajen

Pemkab Banyuasin dan PTBA Bahas Titik Koordinat Jalur Rel dan Terminal Perajen

Tampak suasana rapat Pemkab Banyuasin bersama PTBA di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Banyuasin. (Foto-Siryanto/KoranSN

Banyuasin, KoranSN

Pemkab Banyuasin menggelar rapat pembahasan perencanaan penentuan titik koordinat jalur rel serta rencana Siteplan Terminal Perajen dan pembentukan tim pembangunan jalur rel lingkar serta Terminal Perajen.

Rapat ini dipimpin Sekda Banyuasin DR. Ir. H. Firmansyah, M.Sc yang bertempat di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Banyuasin. Kamis (12/10/2018).

Hadir dalam rapat tersebut Asisten I Dr. Ir. H. Senen Har, Asisten II Ir Kosarudin, Ka. Adpem Zainal Makmun, Kadishub H. Supriyadi, SE. M.STR, Kepala Bapleda dan Litbang, Ir. Zulkifli Idrus M.Tp, Disperkimtan Tantowi, S.Sos, Perwakilan PTBA Sigit Heryanto, Camat Banyuasin I, Iwan Gunawan, Camat Rambutan, Amir Fauzi, Kepala BPN Cecep Prayoga SE dan 15 orang Kepala OPD terkait serta instansi terkait.

Pada kesempatan tersebut Perwakilan dari PTBA Sigit Heryanto dalam paparannya menyebutkan, bahwa PTBA sebagai sumber energi untuk kehidupan dunia dan bumi yang lebih baik sesuai dengan visi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan.

“Dan misi, mengelola sumber energi dengan mengembangkan kompetensi korporasi keunggulan instansi untuk memberikan nilai tambah maksimal bagi stakeholder dan lingkungan,” ujar dia dalam sambutannya.

Dia juga menguraikan rencana kegiatan PTBA yakni Lay out Terminal Prajin Area Terminal Pajin 45 HA, Rencana Jalur kereta api, Peta rencana jalur kereta api, Sekema Lay Out CHF Terminal Pajin, Pelintasan Jalur KA Melewati jalan Tol (Kapalbetung), Timeline.

Baca Juga :   Bupati PALI Pantau Pelaksanaan UN SMP

Dari uraiannya tersebut dia juga memaparkan keuntungan bagi masyarakat sekitar daerah Kabupaten Banyuasin dimana menurut dia bisa meningkatkan Ekonomi lokasi, terbukanya kesempatan kerja dan usaha yang selanjutnya dapat melanjutkan perekonomian lokal, terbukanya peningkatan taraf hidup masyarakat sekitar dan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak.

“Selanjutnya adanya peluang pendekatan masyarakat dengan CSR PTBA, menggakat nama baik Kabupaten Banyuasin karena dengan adanya kapal mancanegara yang singgah di terminal perjin serta Evidance Progres Pekerjaan,” terang dia.

Menanggapi hal tersebut Sekda Banyuasin, Firmansyah mengatakan, dari paparan tadi ia belum tahu apa maksud dari PTBA. Sebab dirinya mengira akan membahas tentang ganti rugi untuk masyarakat oleh sebab itu dirinya mengajak Asisten I dan II.

“Jadi masalah ini kita hanya membahas tentang rekomendasi, berati kita harus bentuk tim dan kita harus melihat kondisi di lapangan itu seperti apa, dan kami bukan untuk memfasilitasi lahan kami hanya memberikan membantu perizinan,” kata Firmansyah.

Sementara Asisten I Pemkab Banyuasin, Senen Har menuturkan, karena penetapan lokasinya diantara kabupaten, jadi menurut undang undang ini adalah kepentingan untuk masyarakat.

Baca Juga :   Dinkes Ingatkan Warga PALI Hindari Formalin dan Rhodamin

“Kita juga harus melakukan sosialisasi dan kita harus meminta persetujuan gubernur, karana jika lahan yang di gunakan lebih dari 10 hektare itu harus gubernur mengetahui. Oleh sebab itu kita harus melakukan kordinasi juga kepada masyarakat dan juga kita harus membentuk tim dan operasional, akan dilaksanakan pada tahun 2021,” kata dia.

Kepala BPN Cecep Prauoga menyebutkan, bahwa ini baru tahap awal dari PTBA dan ini baru permohonan untuk peletak lokasi, jadi dirinya sependapat ini adalah salah satu perencanaan yang harus dijadikan sangat matang bahkan untuk area terminal.

“Bahwa taranpotasi ini harus dinikmati oleh masyarakat umum juga jangan hanya untuk jalur kereta api dan jangan lewat saja, karena kedepan ini bisa jadi transportasi umum untuk masyarakat,” tegas dia.

Sedangkan Asisten II Kosarudin menanggapi hal tersebut, belum bisa memberikan keputusan. Karana penyampaian materi dan gambaran ini belum jelas dan pihaknya nanti meminta pihak PTBA untuk memberikan gambaran yang jelas.

Oleh karena itu lanjut Kosarudian, untuk rapat yang digelar hanya membahas tentang perizinan dan untuk izin lingkungan harus di konsultasi. Sedangkan untuk masalah di daerah Parjen harus ditingkatkan lagi.

“Karena masalah tersebut kami belum mendapatkan gambaran yang pasti, mungkin harus ditingkatkan lagi dan untuk tim yang akan di bentuk harus bekerjasama dengan baik nantinya,” tandas dia. (sir)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Polres Lahat Apresiasi Kaum Disabilitas Keliling Nusantara

Lahat, KoranSN Salut adalah kalimat yang tepat dan patut disematkan kepada Bibit Wahyudianto, pria asal ...

error: Content is protected !!