Home / Gema Sriwijaya / Pemkab OKI Genjot PAD Sektor Retribusi IMTA

Pemkab OKI Genjot PAD Sektor Retribusi IMTA


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Tohiryanto SSos (Foto-Maniso/Koransn)

Kayuagung, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sedang menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga kerja Asing (IMTA) di wilayah Bumi Bende Seguguk.

Retribusi Perpanjangan IMTA ini diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten OKI Nomor 16 Tahun 2017 yang mulai diberlakukan tahun 2018 ini. Dalam Perda itu dinyatakan bahwa setiap Tenaga Kerja Asing (TKA) diharuskan membayar retribusi sebesar Rp13 juta/tahun.

“Ini upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKI dalam membantu Pemkab OKI mencari sumber PAD,”ujar Kepala Disnakertrans OKI Tohir Yanto SSos didampingi Kabid Penempatan Tenaga Kerja Asnawi SPd usai sosialisasi Perda Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan TKA (IMTA) di Aula RM Aba Dollah Kayuagung, Rabu (25/4/2018).

Baca Juga :   Murid SD Embacang Lama Bertahun-tahun Berangkat Sekolah Gunakan Rakit

Menurutnya, TKA yang akan dikenakan retribusi ini adalah mereka yang dipekerjakan di sejumlah perusahaan di Kabupaten OKI. “Menurut data kami, ada sekitar 400 orang TKA yang bekerja di 24 perusahaan di OKI, dan sebanyak 148 orang diantaranya bekerja di PT OKI Pulp and Paper Mills di Kecamatan Air Sugihan OKI,”terangnya.

Tak hanya itu, Pemkab OKI melalui Tim Pemantau Orang Asing (Timpora) juga terus meningkatkan pemantauan terhadap keberadaan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Bumi Bende Seguguk.

Hal ini dikarenakan keberadaan investor ataupun perusahaan yang mempekerjakan TKA di OKI cukup banyak, salah satunya PT OKI Pulp and Paper Mills. Terlebih kewajibannya dalam membayar retribusi yang mulai diberlakukan tahun ini.

Baca Juga :   Anggota TNI Tewas Dilindas Kereta Api Babaranjang

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI H Husin SPd MM mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Timpora akan melakukan sosialiasi retribusi TKA. “Ini penting dilakukan, agar pihak perusahaan maupun TKA dapat mempersiapkan diri lebih awal,”ungkap Sekda.

Masih kata dia, tahun ini Timpora akan lebih fokus dalam jumlah orang asing dan kewajiban yang harus mereka penuhi, terutama terhadap perda retribusi TKA yang akan diberlakukan tahun ini.

“Tak hanya itu, banyak tugas yang dilakukan Timpora ini dalam pemantauan, mulai dari mengecek dokumen, lalu lintas kegiatannya, apakah mereka ini diboncengi kegiatan ilegal seperti Human Traficking maupun peredaran serta penyelundupan Narkoba,”tandasnya. (iso)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Safari Ramadhan di Sumber Mukti, Bupati Banyuasin H Askolani: Pembangunan Jalan Penghubung Pulau Rimau Segera Dimulai

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin, H Askolani melakukan Safari Ramadhan dan terawih keliling di Desa Sumber …