Home / Advetorial / Pemkab OKI Konsisten Jaga & Lestarikan Budaya Khas Daerah

Pemkab OKI Konsisten Jaga & Lestarikan Budaya Khas Daerah

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Wabup OKI, HM Dja’far Shodiq (ketiga dari kiri) foto bersama peserta midang. (Foto-Maniso/KoranSN)

Kayuagung, KoranSN

Kepemimpinan Iskandar SE sebagai Bupati OKI periode kedua didampingi HM Dja’far Shodiq (Wabup) di bidang budaya patut diapresiasi. Setiap tahun, Pemkab OKI terus konsisten menjaga dan melestarian kebudayaan khas daerah.

Ini dibuktikan dengan dukungan penuh Pemkab OKI yang menggelar Midang Morge Siwe demi melestarikan kebudayaan leluhur khususnya kebudayaan di Kayuagung. Acara tersebut berupa karnaval pakaian adat perkawinan atau yang lebih sering disebut Midang.

Midang yang dilaksanakan setiap tahun tepatnya hari lebaran ketiga dan keempat ini merupakan warisan budaya yang sudah sejak dulu dilakukan oleh masyarakat adat khususnya di kota Kayuagung Kabupaten OKI. Midang ini diikuti sebelas kelurahan dalam Kota Kayuagung.

Baca Juga :   Pemkab PALI Semakin Dekat Dengan Masyarakat Lewat Safari Ramadhan

Bupati OKI H Iskandar SE melalui Wabup OKI HM Dja’far Shodiq didampingi Sekda OKI H Husin SPd MM mengatakan, Pemkab OKI terus dan sangat konsisten dalam menjaga dan mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat bernilai.

Para peserta midang saat melakukan karnaval. (Foto-Maniso/KoranSN)

“Tradisi ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, selain tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi midang sampai saat ini masih sangat lestari bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” jelasnya.

Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan. Dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikannya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran.

Baca Juga :   Herman Deru Silaturahmi dengan Warga Tanjung Cermin Pagaralam Selatan

Ia menambahkan, Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di istana negara pada tahun 2007.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI Ir Ifna Nurlela mengatakan, saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang bertahan dan dilestarikan di Kabupaten OKI.

“Midang sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata, dan juga pernah ditampilkan di salah satu acara kenegaraan di Istana Negara tahun 2007 yang lalu,” tandasnya. (iso/adv)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

DPRD Sumsel Dengarkan Penjelasan Gubernur Sumsel

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna LX DPRD Sumsel dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.