Home / Dari Desa ke Desa / Pemkab OKI Mulai Incar PBB Jalan Tol

Pemkab OKI Mulai Incar PBB Jalan Tol

Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja. (foto-yudi/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Pemkab OKI melalui Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kayuagung menggelar Bimtek PBB sektor pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) objek pajak khusus (PBB Jalan tol) tahun 2019.

Dalam Bimtek kemarin di KPP Pratama Kayuagung, Kepala BPPD Kabupaten OKI Muhammad Amin SPd MM mengungkapkan, pendapatan daerah sektor pajak pada tahun 2017 sebesar Rp37.271.211.378.

“Dan di tahun 2018 meningkat menjadi Rp45.688.054.975. Dari jumlah tersebut, sektor PBB-P2 dalam dua tahun terakhir (2017 dan 2018) menyumbang Rp2,8 miliar sampai Rp3 miliar,”jelasnya.

Sambung dia, ini tentunya belum termasuk pendapatan dari pajak khusus PBB jalan tol. Sebagai ilustrasi dari hasil penjajakan pihaknya ke beberapa daerah kabupaten/kota, diantaranya Kota Semarang Jawa Tengah memiliki ruas tol sepanjang 7,8 kilometer berhasil mendapatkan PAD sebesar Rp700 juta per tahun dari khusus PBB jalan tol.

Baca Juga :   Penghargaan SAKIP, Muara Enim Raih Nilai BB

Wakil Bupati OKI HM Dja’far Shodiq mengatakan, proses pembangunan nasional yang bersama-sama dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat membutuhkan dana yang tidak sedikit. Maka, peran serta segenap lapisan masyarakat dalam membiayai pembangunan dan penyelenggaraan roda pemerintahan sangat diperlukan.

“Namun Badan Pengelola Pajak Daerah Kabupaten OKI tetap berusaha untuk meningkatkan pendapatan khususnya PAD dengan maksimalkan dan optimalkan pendapatan dari 11 sektor pajak daerah. Terbukti, PBB – P2 pada tahun 2018 telah menyumbang PAD sebesar Rp2.839.018.722, dari total penerimaan sebesar Rp45.688.054.975,”tandasnya.

Baca Juga :   Jalan Muara Ikan-Madu Kincing PALI Nyaris Putus

Lanjutnya, saat ini Kabupaten OKI akan dilalui jalan tol. Dan k edepan, juga akan melakukan penerimaan dari sektor PBB-P2 objek pajak khusus jalan tol. “Jalan tol sebagai satu kesatuan merupakan objek PBB P2 yang memiliki karakteristik khusus, serta memiliki keluasan dan nilai yang tinggi. Demikian juga dengan besarnya PBB P2 terutang atas jalan tol dapat menjadi sumber penerimaan PBB P2 yang cukup signifikan,”jelas dia. (iso)


Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Drs Djonny Gelar Reses Perorangan di Kelurahan Wira Karya

Lubuklinggau, KoranSN Drs Djonny anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau Daerah Pemilihan (Dapil) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.